Berita Klungkung
SEBRANGI LAUT! Sanksi Adat Puluhan Warga di Nusa Penida, Suasana Desa Ped Memanas Setelah Nyepi
SEBRANGI LAUT! Sanksi Adat Puluhan Warga di Nusa Penida, Suasana Desa Ped Memanas Setelah Nyepi
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pada Minggu 30 Maret 2025 atau sehari setelah perayaan hari raya Nyepi, kondisi di salah satu desa di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung memanas.
Wilayah di Nusa Penida tersebut yaitu Desa Ped, kondisi tersebut disebut terkait sanksi adat atau kasepekang.
Tak disangka kini permasalahan kasepekang terhadap sekelompok warga di Banjar Sental Kangin, Nusa Penida itu berbuntut panjang.
Puluhan warga setempat yang terkena sanksi adat harus menyebrang laut dan dievakuasi ke SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Senin (31/3/2025).
Baca juga: DUKA Jelang Nyepi di Buleleng, Selamat Jalan Putu Tusa, Sandal Jadi Petunjuk
Proses evakuasi warga Nusa Penida itu Imbas dari ketegangan yang terjadi terkait sanksi adat pada Minggu (30/3/2025).
Insiden warga Banjar Sental Kangin Nusa Penida yang terjadi pada Minggu (30/3/2025) dipicu oleh permasalahan lama yang belum menemukan titik terang.
Diduga permasalahan yang berlarut-larut ini kembali memanas akibat kesalahpahaman yang memicu kemarahan warga Banjar Sental Kangin Nusa Penida.
Baca juga: PENGALAMAN PAHIT Nengah dan Kadek Asal Buleleng, Berpura-pura Jadi Perempuan Hingga Disetrum
Camat Nusa Penida, I Kadek Yoga Kusuma, mengungkapkan, Sebanyak 29 warga telah dievakuasi dari rumah mereka di Banjar Sental Kangin, Desa Ped ke SKB Klungkung.
Dari jumlah tersebut, 21 orang saat ini berada di SKB Klungkung daratan, sementara satu orang harus menjalani perawatan di Puskesmas Nusa Penida karena dalam kondisi sakit.
"Langkah ini (dievakuasi ke SKB Klungkung) kami ambil bersama aparat keamanan untuk mencegah kemungkinan permasalahan yang lebih besar.
Setelah rapat koordinasi dengan Bupati Klungkung, akan ditentukan langkah selanjutnya untuk para warga yang dievakuasi," ujar Camat Nusa Penida.
Evakuasi warga yang terkena sanksi adat itu dilakukan dengan menggunakan bus milik Dinas Perhubungan Klungkung.
Setibanya di SKB Klungkung, para warga ditempatkan di beberapa ruangan yang telah dilengkapi tempat tidur sesuai kebutuhan masing-masing keluarga.
Kepala Dinas Sosial Klungkung, Gusti Agung Putra Mahayajaya, memastikan bahwa pihaknya telah menyiapkan kebutuhan dasar bagi para warga Banjar Sental Kangin Nusa Penida yang dievakuasi.
"Kami telah mengerahkan Tim Tagana untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum sementara, sementara fasilitas tempat tinggal disediakan oleh Dinas Pendidikan," jelasnya.
Sampan Barang Tenggelam di Kusamba, Kerugian Rp1 Miliar, BPBD Ingatkan Potensi Ombak Tinggi |
![]() |
---|
Detik-Detik Sampan Pecah di Kusamba Klungkung, Ombak Setinggi 4 M Menghantam, Sampan Pecah Jadi 2 |
![]() |
---|
DRAMATIS! Sampan Pecah Dihantam Ombak di Kusamba Klungkung, ABK Hingga Buruh Terjun ke Laut |
![]() |
---|
Sekda Klungkung Bali Lantik Pejabat Fungsional Humas, Tekankan Pentingnya Disiplin |
![]() |
---|
Waspada Demam Tinggi Disertai Ruam, 11 Kasus Suspect Campak di Klungkung Diperiksa di BLK Surabaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.