Berita Buleleng

DUKA Jelang Nyepi di Buleleng, Selamat Jalan Putu Tusa, Sandal Jadi Petunjuk

DUKA Jelang Nyepi di Buleleng, Selamat Jalan Putu Tusa, Sandal Jadi Petunjuk

|
istimewa
Evakuasi - potongan video proses evakuasi jenazah Putu Tusa dari dasar lembah. Lansia 80 tahun itu ditemukan meninggal dunia oleh keluarga, setelah dua hari tidak pulang ke rumah. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Disaat umat Hindu mempersiapkan diri menjelang perayaan Nyepi, kabar duka datang dari Buleleng.

Nasib miris dialami seorang lansia atas nama Putu Tusa di Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Buleleng.

Korban lansia berusia 80 tahun itu ditemukan tewas di dasar lembah setelah tak pulang selama 2 hari.

Kabar duka lansia itu dibenarkan Kapolsek Banjar, AKP I Dewa Gede Ariana saat dikonfirmasi.

Baca juga: WAYAN SUARJANA Dipukuli Membabi Buta, Dibalas Pembunuhan Gunakan Pedang di Buleleng

Kapolsek Banjar mengungkapkan, Putu Tusa semula meninggalkan rumah pada hari Selasa (25/3/2025). 

Biasanya sekitar pukul 19.00 wita, ia sudah pulang ke rumah yang berlokasi di Dusun Konco, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar

"Menurut keterangan anak korban bernama Tamblang, korban yang belum pulang ke rumah sampai malam, sempat dikira menginap di Dusun Umasendi, Desa Tigawasa, Banjar.

Tapi hingga Rabu (26/3/2025) sore, karena korban tidak kunjung pulang ke rumah sehingga anaknya berinisiatif mencari korban," jelas Kapolsek Banjar, Minggu (30/3/2025). 

Baca juga: PENGALAMAN PAHIT Nengah dan Kadek Asal Buleleng, Berpura-pura Jadi Perempuan Hingga Disetrum

Pencarian lansia di wilayah Banjar itu melibatkan anggota keluarga, tetangga, bhabinkamtibmas dan babinsa setempat. 

Mereka mencari lansia tersebut menelusuri wilayah Umasendi-Konci dan sekitarnya. 

Sayangnya pencarian saat itu membuahkan hasil. 

Proses pencarian kemudian dilanjutkan pada keesokan harinya pukul 07.30 wita. 

Hingga saat pencarian pada pukul 09.00 wita, seorang warga menemukan sandal korban di semak-semak dekat pohon bambu

Tim pencarian kemudian menelusuri daerah pinggiran lembah dan ditemukan jejak semak-semak rebah seperti bekas orang terperosok. 

"Kemudian warga terus turun ke lembah dan dilihat lansia itu sudah terkapar tak bernyawa di dasar lembah, di wilayah Umasendi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved