Berita Buleleng
Ratusan Siswa Tak Bisa Baca di Buleleng, Prof Putu Rumawan Singgung Mbah Google
Ratusan Siswa Tak Bisa Baca di Buleleng, Prof Putu Rumawan Singgung Mbah Google
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Aloisius H Manggol
Jadi dirasa sulit berharap ke depannya meningkatkan kualitas anak didik terlebih untuk mencapai tahun emas. Dinas Pendidikan jika dilihat lebih menyiapkan regulasi, sedangkan regulasi yang harus dilakukan itu diterapkan oleh manajemen sekolah melalui kepala sekolahnya. Kepala sekolah kepada guru-gurunya. Dan Guru-guru juga diharapkan memang memiliki kompetensi di bidangnya.
“Oleh karena itu tanggung jawab guru itu kalau memang sudah siap jadi guru memang harus siap jauh dari harta gitu loh istilahnya pengabdian. Kecuali nanti pemerintah meningkatkan kesejahteraan para guru.
Ya ini penting ini jadi ke depan itu bukan karena malas gurunya lalu enggak bisa baca muridnya gitu kan. Tetapi memang penghargaan guru itu jauh, mohon maaf. Sudah ada yang mau jadi guru gitu loh. Jadi kan kasihan ya. Kalau enggak gitu kan semua kepengin jadi anggota DPR,” tandasnya.
Jadi pemerintah diminta tidak boleh melihat sebelah mata terhadap kepentingan pendidikan. Karena terdapat tiga ditanggung jawab pemerintah yaitu pertama pendidikan, yang kedua kesehatan, yang ketiga adalah kesejahteraan.
| BONGKAR Satu Titik Telan Rp15 Juta, Satpol PP Buleleng Bongkar 11 Billboard Reklame Melanggar Titik |
|
|---|
| JADI Penampil Utama Singa Kren Festival, 550 Seniman Kolosal Lintas Etnis Jadi Highlight Singa Kren |
|
|---|
| Brida Buleleng Bali Realisasikan 24 HKI, Target Tahun Ini Minimal 50 Sertifikat |
|
|---|
| Dinkes Buleleng Bali Soroti Empat Penyakit Global Jadi Ancaman, Petakan Penyebaran Risiko Wabah |
|
|---|
| PETAKAN Penyebaran Resiko Wabah, Dinkes Soroti Empat Penyakit Global Jadi Ancaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-smp_20170308_185317.jpg)