Kebakaran di Jembrana
Kerugian Ariana Ditaksir Rp 100 Juta, Rumah Warga Banjar Benel Kebakaran
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.45 Wita. Sebelum kejadian, korban sempat sembahyang di rumah
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Rumah warga Banjar Benel, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Jembrana kebakaran, Sabtu (3/5) kemarin.
Musibah tersebut dialami keluarga I Made Ariana (52) tepat di momen Hari Raya Kuningan ini. Rumah berukuran 6x5 meter serta barang berharga lainnya ludes dilalap si jago merah. Kerugian ditaksir mencapai Rp100 Juta.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.45 Wita. Sebelum kejadian, korban sempat sembahyang di rumahnya.
Setelah itu, Ariana bersama keluarganya kemudian melanjutkan persembahyangan Hari Kuningan di merajan dadia yang wilayahnya di Desa Baluk, Kecamatan Negara.
Baca juga: Libatkan 150 UMKM Lokal, Transaksi di Festival Semarapura ke-7 Tembus Rp20 Miliar
Baca juga: Adi Wijaya Tewas Bersimbah Darah, Warga Grand Lovina Geger Lihat Mayat Pria di Pinggir Jalan
30 menit kemudian, korban kemudian menerima telepon dari tetangganya bahwa rumahnya terbakar. Sembari menginformasikan ke pemilik rumah, tetangganya (saksi) juga melaporkan peristiwa tersebut ke Damkar Jembrana.
Laporan yang diterima kemudian ditindaklanjuti dengan mengerahkan Regu 2 Damkar, Satpol PP Jembrana. Tiba di lokasi, petugas langsung bergegas melakukan penanganan.
"Kejadiannya saat korban ke Merajan Dadia," ungkap Kabid Damkar dan Penyelamatan, Satpol PP Jembrana, I Kadek Rita Budhi Atmaja saat dikonfirmasi, Minggu (4/5).
Dia melanjutkan, regu 2 Damkar dengan tiga unit armada langsung meluncur ke lokasi untuk penanganan. Penanganan dilakukan sekitar 1 jam dengan menghabiskan air sekitar 8.500 liter.
Namun sayang, bangunan rumah tinggal dengan ukuran 6x5 meter tersebut hangus terbakar beserta isinya. Dua kamar tidur serta barang berharga lainnya seperti sertifikat tanah, buku tabungan, pakaian, tv perhiasan kalung emas 15 gram, ijazah juga terbakar.
“Ada juga uang tunai (Rp 2,5 juta) milik korban. Kerugian ditaksir sekitar Rp 100 juta," sebutnya.
Rita mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan mengantisipasi kebakaran dengan tidak meninggalkan dupa di rumah ketika ditinggal bepergian.
"Terutama saat akan bepergian. Kami harapkan masyarakat mematikan dupa saat selesai sembahyang ketika akan ditinggalkan keluar rumah," imbaunya. (mpa)
Si Jago Merah Amuk Teras Rumah Warga Melaya Bali, Hanguskan Plafon Rumah, Diduga Karena Api Dupa |
![]() |
---|
Dipicu Bakar Sampah, Kantor Pos Tegalcangkring Bali Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp 10 Juta |
![]() |
---|
GEGARA Bakar Sampah di Kantor Pos Tegalcangkring Kebakaran? Kerugian Ditaksir Rp 10 Juta |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Kantor Pos Tegalcangkring Bali Kebakaran, Berawal dari Membakar Sampah |
![]() |
---|
Rumah Warga Pergung Bali Ludes Diamuk Si Jago Merah, Warga Berhasil Evakuasi Lansia di TKP Kebakaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.