Berita Bali

ANGKA Pengangguran di Bali Tertinggi Disumbang Lulusan Perguruan Tinggi, Disnaker Adakan Job Fair 

Pada jenjang pendidikan SMP ke bawah, penurunan tercatat sebesar 0,71 persen, sementara penurunan pada lulusan SMA sebesar 0,28 persen. 

PIXABAY
ILUSTRASI - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) menurut tingkat pendidikan tertinggi yang tertinggi, adalah pada jenjang pendidikan diploma ke atas yaitu sebesar 2,91 persen.  

TRIBUN-BALI.COM, DENPASARBadan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) menurut tingkat pendidikan tertinggi yang tertinggi, adalah pada jenjang pendidikan diploma ke atas yaitu sebesar 2,91 persen. 

Sedangkan TPT terendah tampak pada jenjang pendidikan SMP ke bawah, yaitu sebesar 0,61 persen. Jika dibandingkan Agustus 2024, tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2025 mengalami penurunan pada dua jenjang pendidikan, yaitu pada jenjang pendidikan SMP ke bawah dan SMA.

Pada jenjang pendidikan SMP ke bawah, penurunan tercatat sebesar 0,71 persen, sementara penurunan pada lulusan SMA sebesar 0,28 persen. 

Baca juga: TABRAKAN Beruntun 3 Mobil di Jalur Tengkorak! Penabrak Kabur & 2 Mobil Penyok  

Baca juga: HARI ke-10 Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Dua Jenazah di Perairan Selat Bali

Sementara itu, TPT pada jenjang pendidikan diploma ke atas mengalami kenaikan. Data ini menunjukkan lulusan perguruan tinggi di Bali menjadi penyumbang terbanyak pengangguran.

Tanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketenagakerjaan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan mengatakan menanggapi lulusan perguruan tinggi di Bali, menjadi penyumbang terbanyak pengangguran Pemerintah Provinsi Bali mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat. 

Di antaranya membuka pelatihan-pelatihan siap kerja, atau vokasi yang dibutuhkan oleh pasar atau peluang kerja. Memfasilitasi bursa kerja baik online maupun offline. 

“Sedang penjajagan untuk kerjasama Job Fair offline rencananya di bulan Agustus, sedangkan untuk online via siapkerja di Kemnaker dan Instagram Dinas,” jelas, Setiawan pada, Jumat 11 Juli 2025. 

Nantinya pada job fair ini sudah terdata sejumlah 2 ribu lebih lapangan kerja. “Sudah terdata lebih dari 2.000 lapangan kerja, masih memfinalkan tempat berada di 33 badan usaha,” imbuhnya. 

Ia pun berharap semoga dengan ini dapat memberikan solusi untuk angka pengangguran di Bali. “Semoga bisa memberikan solusi awal bagi saudara-saudara kita dalam mengisi peluang kerja yang tersedia baik di Bali, dalam negeri maupun luar negeri,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved