Kapal Tenggelam di Selat Bali
POSISI KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Terbalik di Dasar Selat Bali, Begini Kondisinya
Proses pengangkatan bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali mulai dipersiapkan oleh tim gabungan dari berbagai instansi.
Penulis: Kambali | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Hal ini menjadi penting karena arus laut di Selat Bali dikenal kuat dan sempat menyeret bangkai kapal sejauh 3,9 kilometer dari titik tenggelam awal.
Tahap keempat pengawasan keselamatan. Seluruh proses pengangkatan akan diawasi secara ketat, baik dari sisi personel maupun perlengkapan.
Hanya tenaga terlatih yang bersertifikat yang akan diizinkan terlibat dalam operasi ini. Selain itu, seluruh alat yang digunakan wajib memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan, mengingat medan yang cukup berisiko.
Selanjutnya tahap kelima, pengambilan data dan perambuan. Sebelumnya, TNI AL telah melakukan pengambilan data visual serta sampel dari dasar laut sebagai referensi teknis.
Dalam tahap ini, posisi bangkai kapal telah dipastikan akurat. Untuk mendukung keselamatan navigasi selama proses pengangkatan, rambu laut (perambuan) juga akan dipasang di sekitar titik referensi 8.
Terakhir, tahap keenam pengangkatan bangkai kapal. Proses pengangkatan akan segera dilakukan setelah seluruh tahapan teknis dan administratif dinyatakan siap.
Semua langkah diambil dengan mengedepankan keselamatan penyelam serta kelancaran operasi, mengingat kondisi laut Selat Bali yang tidak bisa diprediksi dan memerlukan kewaspadaan tinggi.
Data Posko Operasi SAR di Pelabuhan Ketapang mencatat hingga Sabtu (12/7) malam ada 30 korban selamat. Sebanyak 18 penumpang ditemukan meninggal dunia, termasuk tiga yang masih dalam proses identifikasi.
Sebanyak 17 orang lainnya masih belum ditemukan dan terus dicari. KMP Tunu Pratama Jaya membawa 53 penumpang, 12 anak buah kapal (ABK), dan 22 kendaraan.
Menhub Dudy pun menyampaikan apresiasi kepada Tim SAR gabungan yang berhasil menemukan kapal KMP Tunu Prtama Jaya, serta mengevakuasi lebih banyak korban meninggal hingga H+10 pencarian korban.
“Saya telah mendapat informasi bahwa KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan dalam posisi terbalik. Saya mengapresiasi kinerja tim SAR gabungan selama 10 hari ini yang begitu gigih mencari posisi kapal serta para korban yang belum ditemukan,” kata dia. (ali)
JENAZAH Surata Dinanti Sang Istri & Keluarga, Korban KMP Tunu Ikuti Mulang Pakelem di Selat Bali |
![]() |
---|
JASAD Suaminya Belum Ketemu, Wiardani Tak Tenang, Korban Ikuti Ritual Mulang Pakelem di Selat Bali |
![]() |
---|
3 Sulinggih Muput Ritual Mulang Pakelem di Selat Bali, Pasca Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya! |
![]() |
---|
Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya Jauh Dari Kabel Bawah Laut, PLN Jamin Kelistrikan Di Bali Aman |
![]() |
---|
PLN Jamin Kelistrikan di Bali Aman, KNKT Sebut KMP Tunu Bawa Muatan 3Kali Lipat dari Batas Kemampuan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.