Cuaca Ekstrem di Bali
Denpasar Dikepung Bencana: Banjir, Pohon Tumbang, Atap Terbang Hingga Tanah Longsor
Denpasar Dikepung Bencana: Banjir, Pohon Tumbang, Atap Terbang Hingga Tanah Longsor
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Cuaca ekstrem hujan lebat yang disertai angin kencang melanda wilayah Denpasar sejak Senin 23 Februari 2026 hingga Selasa 24 Februari 2026 mengakibatkan sejumlah titik jalan dan permukiman warga terendam banjir.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi yang cukup memprihatinkan, terutama di sepanjang Jalan Gunung Salak. Ketinggian genangan air di wilayah tersebut tercatat mencapai 50 cm, sementara di area lain air menggenang setinggi 40 cm.
Di lapangan, terlihat sejumlah personel TNI mengenakan jas hujan, bahu-membahu bersama warga di tengah guyuran hujan deras.
Baca juga: Longsor Hantam Perpustakaan SD Sathya Sai Denpasar, Beruntung Belum Ada Aktivitas Pembelajaran
Genangan air yang tinggi menyebabkan banyak kendaraan roda dua mengalami mogok saat mencoba melintas.
Banjir kali ini tidak hanya melanda wilayah Barat. Berdasarkan data koordinasi kewilayahan, beberapa titik lain juga melaporkan kondisi serupa.
Baca juga: Harga Emas Batangan Hari Ini 24 Februari 2026 di Galeri24 Bali, Beli Emas 5 Gram Rp15.123.000
Di wilayah Denpasar Timur genangan air setinggi lutut dilaporkan terjadi di Jalan Cempaka 2 dan rumah seorang warga difabel di Jalan Kecubung.
Selain itu, dilaporkan adanya pohon tumbang di area Timur Bajra Sandhi yang menimpa kabel listrik, pohon tumbang di Jalan Pemuda 1, Sumerta Kelod menimpa tembok rumah warga serta pohon tumbang di Taman Budaya.
Sementara itu, di Wilayah Denpasar Selatan dan Sanur, petugas sibuk proses evakuasi untuk warga lokal dan WNA di Jalan Piranha, Jalan Bumi Ayu, dan Sanur yang memerlukan bantuan perahu karet.
Kemudian di Denpasar Utara, Jalan Seroja, Kelurahan Tonja, Denpasar Utara terjadi longsor di jalan ujung perumahan warga yang berada di atas bantaran sungai.
Kemudian atap rumah warga juga dilaporkan rusak diterpa angin kencang di kawasan Jalan Bung Tomo X, Pemecutan Kaja.
Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf Putu Tangkas, menginstruksikan seluruh jajaran Danramil dan Babinsa untuk segera terjun ke lapangan guna memitigasi dampak bencana.
Situasi Terkini di Lapangan
Danramil 1611-07/Denpasar Barat, Mayor Cke I Made Oka Widianta, berdama personel Babinsa memimpin langsung membantu evakuasi warga dan mendorong motor pengendara yang terjebak di tengah banjir.
Pihaknya mengimbau para pengguna jalan untuk sementara waktu menghindari jalur-jalur yang tergenang parah.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat bagi yang melintasi Jalan Gunung Salak, kami mengharapkan mencari jalan alternatif lain karena di sepanjang jalan ini genangan air cukup tinggi," kata Mayor Oka.
"Jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak, mohon jangan keluar rumah demi keselamatan," imbuhnya.
| Volume Air Sungai di Jembrana Meningkat Drastis, Warga Dihantui Banjir Bandang |
|
|---|
| Musim Kemarau di Jembrana Diprediksi Mulai April, 6 Bulan Sangat Panas Hampir Tidak Ada Hujan |
|
|---|
| Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 2 Jam ke Depan, Berikut Daerah yang Perlu Diwaspadai |
|
|---|
| Pasca Banjir, Siswa SDN 18 Sesetan Denpasar Gelar Bersih-bersih, Kepsek: Besok Belajar Biasa |
|
|---|
| BPBD Bali Sebut 350 Orang Dievakuasi Akibat Cuaca Ekstrem, Koster: Warga Hati-hati Saat Bepergian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/33-Titik-di-Denpasar-Bali-Terendam-Banjir-Tanggul-Sungai-Jebol-di-Siulan.jpg)