Sering Emotional Eating atau Makan padahal Tidak Lapar? Berikut Cara Mengatasinya
Pernahkah kamu merasa ingin sekali makan padahal perut sedang tidak lapar? Bagaimana mengatasinya?
TRIBUN-BALI.COM – Pernahkah kamu merasa ingin sekali makan padahal perut sedang tidak lapar?
Atau pernahkah kamu merasa ingin makan ketika mood tiba-tiba berubah?
Ternyata, perilaku yang seperti ini dinamakan emotional eating.
Melansir Healthline, emotional eating dapat terjadi baik pada pria maupun wanita yang disebabkan oleh berberapa hal termasuk stress, perubahan hormon, dan isyarat lapar yang sudah tercampur antara lapar secara fisik atau lapar secara emosional.
Ketika seseorang stress dan dipenuhi dengan emosi yang negatif, biasanya ia akan merasa hampa atau kosong.
Baca juga: 6 Kuliner Indonesia Berbahan Dasar Tahu Yang Cocok Untuk Makan Siang Maupun Malam
Baca juga: Sedang Stres? Hindari Mengonsumi 5 Makanan dan Minuman Ini agar Tak Bertambah Buruk
Baca juga: Jadikan Makanan sebagai Pelipur Lara, Ini 5 Zodiak yang Dikenal Doyan Makan, Termasuk Pisces & Leo
Nah, makanan dipercaya dapat mengisi kekosongan ini dengan menciptakan perasaan palsu tentang kepenuhan atau keutuhan sementara.
Artinya, perilaku mereka ini didasari oleh perasaan lapar secara emosional dan bukannya rasa lapar fisik sebenarnya.
Memang tidak mudah untuk membedakan antara perasaan lapar secara fisik dan emosional.
Oleh karena itu kamu perlu mengamati betul-betul kapan dan bagaimana perasaanmu saat lapar dan saat kenyang.
Berikut ini adalah perbedaan lapar secara fisik dan lapar secara emosional yang dikutip dari Healthline.
- Lapar secara fisik biasanya dirasakan dari waktu ke waktu sedangkan lapar secara emosional muncul secara tiba-tiba
- Ketika kamu lapar secara fisik, kamu mengingkan berbagai jenis makanan. Sedangkan lapar secara emosional hanya membuatmu mengingkan satu makanan tertentu.
Baca juga: Ini 8 Tips Simpel Menurunkan Berat Badan, Banyak Makan Protein hingga Stay Happy!
- Lapar secara fisik membuatmu merasakan sensai kenyang dan membuatmu ingin berhenti makan, sedangkan lapar secara emosional tidak membuatmu merasakan kenyang
- Jika setelah makan kamu merasakan rasa bersalah, itu artinya kamu mengalami lapar secara emosional
Lapar secara emosional ini memang harus ditangani secara serius karena dapat meningkatkan risiko obesitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-makan-di-malam-hari.jpg)