Wayan Baru Laporkan Balik Wayan Muka Udiana Atas Tuduhan Pencemaran Nama Baik

Laporan ini merupakan tindak lanjut, setelah terlebih dahulu Wayan Muka melaporkan Wayan baru ke Polda Bali dengan dugaan korupsi dana hibah bansos

Wayan Baru Laporkan Balik Wayan Muka Udiana Atas Tuduhan Pencemaran Nama Baik
Wayan Baru
Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru balik melaporkan I Wayan Muka Udiana ke Polres Klungkung, Minggu (9/3/2019), atas tuduhan pencemaran nama baik. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru melaporkan I Wayan Muka Udiana ke Polres Klungkung, Minggu (9/3/2019).

Laporan ini merupakan tindak lanjut, setelah terlebih dahulu Wayan Muka melaporkan Politisi Partai Gerindra itu ke Polda Bali dengan dugaan korupsi dana hibah bansos di Nusa Penida.

Wayan Baru tiba di Polres Klungkung didampingi dua pengacaranya I Ketut Widia dan Wayan Sumiarsa sekitar pukul 09.00 Wita.

Baca: Aliansi Perempuan Bali Sampaikan 6 Tuntutan Ini dalam Aksi Peringatan Hari Perempuan Internasional

Baca: Sulap Kerang jadi Kalung dan Anting, Mulyadi Raup Untung Capai Rp 10 Juta per Bulan

Setelah sempat menyambangi SPKT, Wayan Baru lalu menuju Satuan Reskrim Polres Klungkung untuk membuat laporan.

"Saya tidak terima dilaporkan di Polda karena menggelapkan dana hibah bansos, sehingga hari ini saya buat laporan balik untuk Wayan Muka Udiana atas pencemaran nama baik dan perasaan tidak senang," ujar Wayan Baru, Minggu (10/3/2019).

Menurutnya, laporan itu juga sebagai bentuk klarifikasi atau menepis tudingan jika dirinya disangkut pautkan menggelapkan dana hibah.

Baca: Koramil 1610-01 Klungkung Manfaatkan Lahan Kosong jadi Lahan Produktif untuk Bercocok Tanam

Baca: Karakter Orang Maret Berdasarkan Tanggal Lahir, Lahir Akhir Bulan Terkenal Galak & Tidak Konsisten?

Bahkan dari lima lokasi yang dilaporkan Muka Udiana di Polda Bali beberapa waktu lalu, empat lokasi diantaranya fiktif.

Wayan Baru hanya memfasilitasi penerimaan hibah bansos di Pura Arya Kenceng, Dusun Cemulik, Desa Sakti.

Itu pun menurutnya tidak ada persoalan hukum di proyek tersebut.

Baca: Satgas TMMD Bangkitkan Semangat Olahraga Para Generasi Muda Banjar Tampuagan

Baca: Jelang Laga Kontra Semen Padang, Pakem Bali United Berubah Pasca Ditinggal Tiga Pemain ke Timnas

"Dari lima objek yang dilaporkan itu, saya hanya fasilitasi di Pura Arya Kenceng di Dusun Cemulik. Itu pun tidak ada persoalan hukum. Semua masih proses, BPK sudah memberi tenggang waktu penyelesaian pura itu selama 6 bulan," jelas Wayan Baru.

Dalam pelaporan itu, Wayan Baru membawa alat bukti berupa klipingan koran dan berita online pelaporan dirinya oleh Wayan Muka Udiana ke Polda Bali.

Terkait dengan rencana tuntutan materiil, menurutnya laporan yang dibuatnya belum sampai ke arah itu

"Dengan laporan ini, saya ingin buktikan kalau saya tidak bersalah dan dituduh menggelapkan dana hibah itu. Saya juga tidak ingin masyarakat terprovokasi, terlebih tahun ini tahun politik," jelasnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved