Tindak Lanjuti Laporan FAA CANIC, Ditjen Hubud Inspeksi Pesawat B737NG

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, telah melakukan tindak lanjut implementasi DGCA Indonesia Airworthiness Directives (AD)

Tindak Lanjuti Laporan FAA CANIC, Ditjen Hubud Inspeksi Pesawat B737NG
Kompas.com
Ilustrasi pesawat(rebelcircus.com) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, telah melakukan tindak lanjut implementasi DGCA Indonesia Airworthiness Directives (AD) nomor 19-10-003 dan FAA Airworthiness Directives Nomor 2019-20-02 terhadap pesawat Boeing B737NG (Boeing 737 New Generation) perihal Unsafe Condition.

Di mana laporan AD ini dipicu oleh laporan retak yang ditemukan pada frame fitting outboard chords and failsafe straps adjacent to the stringer S-18A straps.

Hal ini dapat mengakibatkan kegagalan Principal Structural Element (PSE) untuk mempertahankan batas beban.

Kondisi ini dapat mempengaruhi integritas struktural pesawat dan mengakibatkan hilangnya kontrol pesawat.

Informasi ini diterima oleh Ditjen Hubud melalui laporan FAA CANIC (Continued Airworthiness Notification to the International Community) kepada seluruh Otoritas Penerbangan Sipil dunia (CAA), pada tanggal 27 September 2019.

Gelapnya Pura Goa Peteng Yang Dijaga Kelelawar, Konon Muncul Ular Piton Bila Ada Yang Berbuat Buruk

Subak Diserang Hama, Ratu Alit Iringi Prosesi Nangluk Merana di Desa Apuan dan Jelantik Tabanan

Di sana menyebutkan bahwa seluruh pesawat B737NG disarankan untuk diperiksa guna mengetahui tingkat kerusakan yang terjadi pada setiap pesawat B737NG.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti, telah memerintahkan kepada Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) untuk melakukan tindak lanjut terhadap surat pemberitahuan yang dikeluarkan oleh FAA melalui CANIC tersebut.

“Kemenhub sangat mengutamakan keselamatan, oleh karena itu, Ditjen Hubud akan dan terus berupaya penuh untuk memastikan keselamatan dari setiap pesawat yang beroperasi di Indonesia. Kami akan melakukan inspeksi lebih lanjut untuk memastikan tingkat kerusakan dari pesawat produksi Boeing, khususnya B737NG,” jelas Polana, Selasa (15/10/2019) di Jakarta.

Diam Saja Saat Ditawari Jajan oleh Pedagang, Waria Ini Tiba-tiba Langsung Loncat dari Jembatan Ini

Sambangi DPRD Bali, Sekretariat DPRD Sumbar Gali Informasi untuk Kembangkan Pariwisata

Sementara Direktur Kelaikudaran dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Avirianto mengatakan bahwa DKPPU telah memerintahkan kepada operator penerbangan yang mengoperasikan pesawat B737NG agar segera melakukan instruksi sesuai Airworthiness Directive 19-10-003.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved