Disebut Langgar UU Ketenagakerjaan, PHDI Ancam Pidanakan Pembuat Loker Diskriminatif

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Organisasi PHDI Provinsi Bali, Wayan Sukayasa mengancam akan mempidanakan pihak-pihak yang membuat lowongan kerja (loker)

Disebut Langgar UU Ketenagakerjaan, PHDI Ancam Pidanakan Pembuat Loker Diskriminatif
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Wakil Ketua Bidang Hukum dan Organisasi PHDI Provinsi Bali, Wayan Sukayasa 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-Wakil Ketua Bidang Hukum dan Organisasi PHDI Provinsi Bali, Wayan Sukayasa mengancam akan mempidanakan pihak-pihak yang membuat lowongan kerja (loker) diskriminatif di Bali.

Hal itu dilakukan karena PHDI melihat pengumuman semacam itu terus saja berulang terjadi di Bali.

Seperti diketahui, perusahaan atas nama Burger Shot, yang bekerjasama dengan Grab Kitchen, telah mengunggah postingan mencari karyawan salah satu agama tertentu.

Suka Yasa menilai kejadian ini sudah sering sekali terjadi, makanya harus diselesaikan secara hukum agar menimbulkan efek jera.

Polisi Tidur Terlalu Tinggi di Jalan Pakisaji Denpasar Diprotes Warga

Bocoran Pemain Terbaik Liga 1 2019, Paulo Sergio Disinyalir Layak Donobatkan Pemain Terbaik

Ini Waktu Kick Off Piala Presiden dan Liga 1 2020, PT LIB: Tapi Masih Bisa Berubah

“Kita lihat situasi. Setelah ini kita akan diskusi dengan Pak Ketua dulu. Kami akan segera diskusi dengan Polda Bali, bagaimana proses hukumnya,” kata Sukayasa usai pertemuan di Kantor PHDI Bali, Kamis (5/12/2019).

Menurutnya loker yang mengatasnamakan agama tertentu ini bisa disebut dengan ujaran kebencian atau diskriminasi, sehingga dapat dilanjutkan ke proses hukum.

“Kalau indikasi pidana sudah masuk, maka ranahnya ada di kepolisian,” ucapnya.

Terdakwa Ini Menangis di Ruang Sidang Setelah Dituntut 13 Tahun Penjara, Ingat Anaknya Baru Lahir

Ada yang Cari Kesempatan Main di Sampah di Bali, Bupati Badung Lapor Menteri Luhut

Kebun Raya Jagatnatha, Mutiara Hijau di Jantung Kota Negara Diresmikan

Sabha Walaka PHDI Pusat, Wayan Suyadnya menyampaikan apa yang sudah dilakukan oleh Burger Shot Sudah melanggar Undang-Undang Nomor 13 tahun 2013 tentang ketanagakerjaan. 

Dalam Pasal 6 menyebut setiap pekerja/buruh berhak memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha.

Dalam pasal 5 juga menyebut setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved