Tips Sehat untuk Anda
Minum Teh Setelah Makan Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan, Ini Waktu yang Disarankan
Di balik semua kenikmatannya, ternyata minum teh setelah makan menyimpan dampak buruk bagi kesehatan tubuh
Minum Teh Setelah Makan Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan, Ini Waktu yang Disarankan
TRIBUN-BALI.COM - Minum Teh Setelah Makan Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan, Ini Waktu yang Disarankan
Bagi kebanyakan orang Indonesia, kebiasaan minum teh merupakan hal yang lazim dilakukan.
Bahkan tak sedikit orang yang memilih minum teh setelah makan, baik di rumah, warung makan, atau restoran.
Segelas teh manis memang akan terasa menyegarkan setelah kita menyantap jenis makanan apa pun.
Akan tetapi, di balik semua kenikmatan tersebut, ternyata minum teh setelah makan menyimpan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Alasan tidak boleh minum teh setelah makan
Mengonsumsi teh memang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.
Sejumlah penelitian mengemukakan bahwa kandungan antioksidan dan polifenol di dalam teh dapat mengurangi risiko berbagai macam penyakit.
Mulai dari tekanan darah tinggi, penyakit hati (liver), serangan jantung, stroke, diabetes, hingga kanker.
Meski demikian, kebiasaan minum teh saat makan atau setelah makan bukan hal yang baik karena dapat memberikan dampak kurang sehat.
Alasannya, teh mengandung tanin dan polifenol (senyawa fenolik) yang dapat mengganggu penyerapan zat besi.
Akibatnya, jika kita sering sekali mengonsumsi teh, maka risiko kekurangan zat besi dalam tubuh pun meningkat.
Semakin kuat cita rasa tehnya maka semakin besar efek teh untuk mengikat zat besi di dalam usus.
• 3 Jenis Vitamin yang Dapat Membantu Kamu Tetap Sehat
• 6 Cara Merawat Kesehatan Mental, Makanan Sangat Memengaruhi Kesehatan Mental
Salah satu contohnya adalah teh hitam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-teh-hangat.jpg)