Corona di Bali

DPRD Bali Dapil Gianyar Sambangi Pemkab, Sebut Adanya Realokasi 107 M Tangani Covid-19 di Gianyar

DPRD Provinsi Bali dari daerah pemilihan (dapil) Gianyar melakukan kunjungan dalam rangka koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan

Istimewa
DPRD Provinsi Bali dari daerah pemilihan (dapil) Gianyar melakukan kunjungan dalam rangka koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Gianyar pada Kamis (23/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - DPRD Provinsi Bali dari daerah pemilihan (dapil) Gianyar melakukan kunjungan dalam rangka koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Gianyar pada Kamis (23/4/2020).

Adapun dalam koordinasi itu, sebanyak 6 anggota DPRD Provinsi Bali dapil Gianyar yang turut hadir di antaranya sebanyak 5 orang dari PDIP yakni, I Made Rai Warsa, Ni Luh Yuniati, I Made Rai Budastra, Gede Agung Wira Mantra, dan I Kadek Diana serta Tjok Gede Asmara Putra Sukawati.

Ketika dikonfirmasi Tribun Bali, anggota DPRD Provinsi Bali asal Desa Celuk, Ni Luh Yuniati, menyampaikan hasil dari koordinasi itu terungkap Bupati Gianyar, I Made Mahayastra serta Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta telah merealokasi anggaran sebesar Rp 107 miliar.

Peziarah Padati Makam Islam Maruti Denpasar

Hidup dari Tabungan, Eks Pelatih BU WCP Pernah Alami Situasi Force Majeure Seperti Saat Ini

Puluhan Bus Mengadakan Konvoi Panasin Mesin di Serangan sambil Unjuk Rasa

“Bupati bersama DPRD kabupaten telah melakukan panyisiran APBD. Program yang tidak emergency sementara ditunda dan anggarannya dipakai untuk penanggulangan Covid-19."

"Dari realokasi APBD didapat 107 miliar yang akan diperuntukkan untuk bidang kesehatan 45 persen dan 55 persen untuk antisipasi dampak ekonominya,” ujar Yuniati saat dimintai keterangannya perihal pertemuan dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Gianyar, Kamis (23/4/2020).

Setelah 14 Kali Jalani Swab, PDP 03 Asal Buleleng Akhirnya Dipulangkan

Meski Dilarang, Banyak Pemudik Curi Start di Terminal Mengwi Sejak 5 Hari Lalu

Sandang Persentase Penduduk Miskin Tertinggi Kedua di Bali, DPRD Soroti Kemiskinan di Klungkung

Pihaknya menyampaikan, langkah koordinasi ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sekaligus mengkoordinasikan langkah yang telah diambil oleh Bupati Gianyar akibat dampak pandemi ini dari segi ekonomi.

“Kemarin Bupati Gianyar sudah meminta kepala desa seluruh Gianyar untuk mendata PMI yang datang sebelum ada imbauan untuk PMI begitu sampai dites rapid dan langsung dikarantina,” jelasnya.

Hal itu karena sebelumnya, terdapat kurang lebih 700 PMI asal Gianyar yang telah pulang dan hanya dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan karantina mandiri.

Bantu Penanganan Covid-19, Urban Company Serahkan 5 Ribu Masker ke K3S Kota Denpasar

Gelar Upacara Pernikahan Ditengah Pandemi Covid-19 di Gianyar, Begini Suasananya

“Saat karantina mandiri ini kan ada juga yang tidak disiplin. Ini yang mesti didata. Belajar dari kejadian di Petulu dan kejadian di Serongga makanya PMI yang sudah datang duluan didata lagi,” ungkapnya.

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra ketika dimintai keterangan soal penyisiran anggaran dirinya membenarkannya.

“Secara total 107 miliar ditambah penguatan ekonomi masyarakat sekitar 17 miliar, berupa KUR untuk masyarakat dan 3,5 miliar, KUR untuk masyarakat miskin,” imbuhnya.(*)

Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved