Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

DBD di Denpasar Capai 859 Kasus, Terbanyak di Wilayah Sanur

Dari bulan Januari 2020 hingga Sabtu (25/4/2020), jumlah kasus DBD di Kota Denpasar mencapai 859 kasus.

istimewa
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Denpasar terus mengalami peningkatan setiap harinya.

Bahkan hingga dari bulan Januari 2020 hingga Sabtu (25/4/2020), jumlah kasus DBD di Kota Denpasar mencapai 859 kasus.

Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan kasus yang terjadi tahun 2019 pada periode Januari hingga April.

Di Tengah Pandemi, Penjualan Sayur Online di Jakarta Melonjak      

Di Masa Pandemi, Isyana Sarasvati Ajak Para Penggemar Kolaborasi Jarak Jauh Lagu Malam Hari

Tokoh Olahraga Zainal Tayeb Berbagi 3.000 Masker & 2.000 Bungkus Nasi Padang Gratis di Legian Kuta

Di mana pada Januari hingga April 2019 terjadi 592 kasus.

Dari 859 kasus yang terjadi hingga April 2020 ini, kasus paling tinggi terjadi di Sanur dengan jumlah kasus 72, posisi kedua ditempati Sanur Kaja dengan jumlah kasus 61, ketiga ditempati Padangsambian dengan 49 kasus, Pemecutan Kelod dengan 48 kasus, serta Sesetan 48 kasus.

Terkait hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Luh Putu Sri Armini mengatakan untuk pemantauan DBD ini dilaksanakan perhari, perminggu dan perbulan.

Pelaku Keprok Kaca Mobil di Denpasar Barat Berhasil Ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar

Kemenag Badung Minta Warga Tidak Mudik Ditengah Wabah Covid-19

Sudah Berada di Dekat Pelabuhan Benoa, Ratusan PMI Asal Bali Tak Diizinkan Turun di Benoa

"Untuk pemantauan kami lakukan perhari, perminggu, juga perbulan. Dan kami sudah punya gambaran 5 tahun terakhir tentang kasus DBD ini," katanya.

Pihaknya memprediksi kasus DBD di Denpasar ini akan mengalami kenaikan sampai bulan Mei hingga Juni 2020 ini.

Setelahnya, perlahan akan mulai mengalami penurunan.

Mulai Pekan Depan Kejari Denpasar Terapkan Sistem Tilang Drive Thru untuk Hindari Kerumunan

Program Belajar dari Rumah Kemendikbud, Berikut Jadwal Tayang Akhir Pekan 25 - 26 April 2020

Presiden AS Donald Trump Akan Jual Ventilator ke Negara Berkembang, Termasuk Indonesia

"Tapi tidak boleh diam, harus ditekan. Prediksinya tetap mulai naik Mei Juni, setelah itu flat turun perlahan," katanya.

Terkait peningkatan kasus ini, pihaknya meminta masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan PSN DBD secara massiv dan berkelanjutan.

"Setiap hari dicek tempat-tempat penampungan air yang ada di rumah dan lingkungan rumah masing-masing dan di tempat-tempat umum. Bila positif jentik segera diberantas, jentik dibuang ke tanah shg mati sedangkan wadahnya dikuras," katanya.

Tempat-tempat penampungan air yg tidak bisa dikuras dibubuhi bubuk larvasida seperti abate setiap 2 hingga 3 bulan sekali.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved