Corona di Bali

Pariwisata Bali Buka Oktober 2020, Ini Kata Kadis Pariwisata

Jika nantinya sudah ada jaminan kasus Covid-19 di Bali melandai atau mengalami trend penurunan, maka pemerintah akan mempertimbangkan pembukaan objek

Tribun Bali/Agus Aryanta
Wisatawan asing di Objek Taman Ayun, Mengwi, Badung, mengabadikan momennya dengan berfoto dengan latar candi, Kamis (6/6/2019). 

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa mengatakan, saat ini Pemprov Bali masih fokus menangani pandemi Covid-19.

Jika nantinya sudah ada jaminan kasus Covid-19 di Bali melandai atau mengalami trend penurunan, maka pemerintah akan mempertimbangkan pembukaan objek-objek wisata di Bali.

"Sampai saat ini kita masih untuk penanganan Covid-19. Sampai benar benar ada jaminan kasus melandai atau menurun.

Jadi pembukaan pariwisata akan melihat situasi perkembangan wabah covid 19," kata Astawa Sabtu (16/5/2020)

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) atau Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) RI Ni Wayan Giri Adnyani menjelaskan, Kemenparekraf telah merumuskan program Cleanliness, Health, Safety (CHS) sebagai tagline pascapandemi Covid-19.

Ia mengatakan, dari sisi Cleanliness mencakup kebersihan objek wisata serta pintu masuk. 

Kemudian Health atau kesehatan berupa pengecekan kesehatan para wisatawan. Lalu Safety atau keamanan yakni mencakup keamanan wisatawan dan masyarakat.

"Saat ini kita memasuki dunia yang new normal, segala kebiasaan baru yang dulunya tidak dianggap tidak normal saat ini menjadi normal.

Untuk itu implementasi CHS sangat tepat dilakukan sekarang,” jelasnya saat melakukan Rakor Persiapan Pemulihan Pariwisata di Bali dengan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) di ruang Rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (14/5/2020) siang.

Pandemi Covid-19, Caleg Gagal di Bali Sumbang Paket Sembako, Wayan Sukses: Jangan Membedakan

Anies Baswedan Larang Mudik Lokal Warganya ke Jabodetabek: Covid-19 Tak Mengenal Lebaran

Di Tengah Pandemi Covid-19, Peternak di Gianyar Keluhkan Kematian Babi, Liong: Babi Terancam Langka

Halaman
123
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved