Corona di Bali

2 Bulan Diajukan, Insentif untuk Tim Medis Covid-19 Belum Turun, RSUD Klungkung Usulkan Rp 356 Juta

Hanya saja belum ada kepastian kapan insentif dari pemerintah pusat itu akan diterima oleh tim medis COVID-19 di RSUD Klungkung.

RSUD Klungkung
Petugas medis ketika merawat pasien Covid-19 di RSUD Klungkung belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - RSUD Klungkung telah  mengajukan usulan insentif bagi tim medis Covid-19 sebesar Rp 356,8 juta.

Usulan itu merupakan insentif untuk bulan Maret dan April 2020.

Hanya saja belum ada kepastian kapan insentif dari pemerintah pusat itu akan diterima oleh tim medis COVID-19 di RSUD Klungkung.

Dirut RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma menjelaskan, insentif bagi tim medis COVID-19 diusulkan  ke pemerintah pusat  melalui pemerintah provinsi.

Minum Kopi Ternyata Bisa Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Peringati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni Jadi Libur Nasional, Upacara Tetap Digelar

10 Maskapai Penerbangan Ini Paling Terpukul karena Pandemi Covid-19

Sementara ini, insentif yang diusulkan selama dua bulan yakni bulan Maret dan April.

" Belum ada informasi kapan insentif itu turun, Kami baru sebatas mengusulkan saja," ungkap dr Kesuma, Jumat (29/5/2020).

Berdasarkan data yang ditunjukkan dr Kesuma,  RSUD Klungkung mengajukan usulan Rp 356 juta untuk insentif  tim medis Covid-19.

Jumlah itu total dari insentif bulan Maret sebesar Rp 59,2 juta untik 23 tenaga kesehatan. Serta insentif  bulan April sebesar  297,6 juta untuk 43 tenaga kesehatan.

" Jumlah insentif yang diterima, telah disesuaikan dengan jam kerja mereka saat menangani pasien Covid-19," jelas Kesuma.

Sementara insentif  bagi petugas operasional seperti sopir ambulans, petugas kebersihan di ruang isolasi, dan petugas lainnya yang berhubungan langsung dengan perawatan pasien COVID-19 juga masih diusulkan ke Provinsi Bali. 

 Jumlah insentif yang diterima petugas operasional itu maksimal Rp 5 juta per orang.

Saat ini prosesnya pun tinggal menunggu terbitnya SK Gubernur.

" Jika untuk tenaga operasional pendukung kan anggarannya dari Dinkes Provinsi. Itu juga belum turun, hasil koordinasi terakhir katanya menunggu SK Gubernur," jelas Kesuma..

Sementara saat ini, penanganan Covid -19 di RSUD Klungkung cukup baik, dengan tingkat kesembuhan mencapai 100 persen.

Jasa Raharja Bali Apresiasi Petugas Pos Pengaman dan Penyekatan PAM Lebaran 1441 H

Ridwan Kamil Perpanjang PSBB Bandung, Gubernur Jatim Putuskan PSBB Malang Raya Berakhir 30 Mei 2020

Setelah Unggah Konten yang Diduga Hina Jokowi, Karyawan Swasta di Cianjur Ini Ditangkap Polisi

" Semua pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Klungkung berhasil kami sembuhkan," jelasnya.(*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved