Sampah Penuhi Drainase, Beberapa Ruas Jalan di Klungkung Tergenang Air Hujan

Hujan deras yang mengguyur Klungkung sejak Selasa (21/7/2020) dini hari, menyebabkan genangan di beberapa ruas jalan di Klungkung.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Petugas sedang mengatasi drainse tersumbat di beberapa ruas jalan di Klungkung, Selasa (21/7). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Hujan deras yang mengguyur Klungkung sejak Selasa (21/7/2020) dini hari, menyebabkan genangan di beberapa ruas jalan di Klungkung.

Selain karena tingginya curah hujan, genangan ini disebabkan drainase yang banyak sampah.

Kadis PU Klungkung AA Lesmana menjelaskan, ruas jalan yang tergenang air, Selasa (21/7/2020) antara lain Jalan Raya Klungkung- Besakih, Jalan Raya Desa Paksebali- Desa Gunaksa, Jalan Raya Dusun Banda Takmung- Jalan Raya Desa Nyanglan dan Jalan Raya Desa Tusan.

Petugas sedang mengatasi drainse tersumbat di beberapa ruas jalan di Klungkung, Selasa (21/7/2020)
Petugas sedang mengatasi drainse tersumbat di beberapa ruas jalan di Klungkung, Selasa (21/7/2020) (Tribun Bali/Eka Mita Suputra)

Genangan air yang rata-rata semata kaki orang dewasa tersebut, sempat menganggu arus lalu lintas.

"Kami menurunkan lebih dari 20 personel untuk mengatasi genangan air itu," ujar Lesmana.

Bali Perbolehkan Sholad Id di Masjid atau Lapangan

Fakta Istri Dijual Suami Layani Thresome Bertarif Rp 400.000, Polisi: Kadang Suami Hanya Menonton

Kemendikbud Gencar Gaungkan Jalur Rempah sebagai Warisan Budaya

Walau hujan masih deras hingga siang hari, petugas tetap berupaya mengatasi genangan.

Mulai dari melakukan pembersihan di sekitar drainase, bahkan beberapa petugas sampai masuk ke drainase untuk membersihkan sampah yang menyumbat.

"Selain karena curah hujan tinggi, genangan ini juga disebabkan banyaknya ada sampah di dalam drainase. Sehingga drainase tersumbat," jelas Lesmana.

Pendangkalan drainse juga menjadi salah satu penyebab, rawannya genangan air di beberapa ruas jalan di Klungkung.

Sementara tindakan yang dilalukan Dinas PU dengan membersihkan sampah di drainase, agar air hujan kembali mengalir lancar dan tidak menggenang ke jalan. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved