Breaking News:

Corona di Bali

BREAKING NEWS - Dua Jenazah PDP di Bangli Dikremasi dengan Protokol Covid-19

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 kembali bertambah.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Foto Humas GTPP Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 kembali bertambah.

Sesuai rencana, pada hari Rabu (22/7/2020) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Bangli akan melakukan kremasi terhadap dua jenazah.

Keduanya merupakan PDP yang dirawat di RSU Bangli, dan meninggal selang satu hari.

Humas GTPP Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa menjelaskan, sesuai informasi dari RSU Bangli, satu orang jenazah berinisial DPA diketahui meninggal pada tanggal 21 Juli pukul 22.55 Wita.

Fasilitasi Pemasaran Produk Pangan & Sandang Lokal, Koster Programkan Pasar Gotong Royong Krama Bali

Jauhkan Personil dari Covid-19, Kapolres Badung Serahkan 766 Botol Hand Sanitizer

Kabar Duka, Sultan Kasepuhan Cirebon Wafat karena Kanker Usus, Ini Postingan Terakhir Almarhum di FB

Jenazah wanita asal Banjar Blungbang, Kelurahan Kawan, Bangli itu diketahui merupakan rujukan dari RS BMC Bangli pada tanggal 10 Juli.

Ia dirujuk dengan keluhan sesak sejak 10 hari, batuk, demam, pneumonia.

Kata Dirgayusa, yang bersangkutan juga diketahui merupakan kontak erat klaster Pasar Kidul Bangli.

"Yang bersangkutan telah menjalani tiga kali tes swab. Dua diantaranya memiliki hasil positif, dan satu negatif. Rencananya jenazah wanita 80 tahun itu akan dikremasi sesuai SOP Covid-19 di Krematorium Bebalang pada pukul 19.00 Wita," ujarnya.

Sedangkan jenazah kedua, kata Dirgayusa, berasal dari wilayah Banjar Siladan, Desa Tamanbali, Bangli, Bali.

Wanita 81 tahun yang diketahui merupakan Jero Mangku itu meninggal pada hari Rabu (22/7/2020) pukul 07.20 Wita.

Lebih lanjut diungkapkan, wanita berinisial NWT itu masuk ke RSU Bangli pada hari Selasa (21/7/2020) pukul 1.40 Wita.

Sesuai informasi, yang bersangkutan memiliki keluhan sesak sejak lima hari, demam, batuk, nyeri di dada kiri.

"Pada pasien telah dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Sedangkan test swab, kami masih menunggu hasilnya. Namun sesuai dengan SOP, kami akan melaksanakan penanganan jenazah dengan protokol Covid-19. Mengingat yang bersangkutan merupakan jero mangku, maka juga akan dilaksanakan kremasi. Saat ini prosesnya telah disiapkan oleh pihak keluarga. Kremasi dilaksanakan pukul 17.00 Wita di Setra Siladan," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved