Breaking News:

Bupati Suwirta Sidak Swalayan dan Toko Berjejaring, Belum Semua Pasarkan Produk UMKM Lokal

Dari hasil sidak, ternyata belum semua swalayan dan toko berjejaring di Klungkung memasarkan produk lokal.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melaksanakan sidak ke sejumlah swalayan dan toko berjeajaring di Klungkung, Selasa (18/8). Sidak dilakukan untuk memastikan kepatuhan pengelola swalayan dan toko berjejaring, untuk ikut menjual produk lokal. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melaksanakan sidak ke sejumlah swalayan dan toko berjeajaring di Klungkung, Selasa (18/8/2020).

Sidak dilakukan untuk memastikan kepatuhan pengelola swalayan dan toko berjejaring, untuk ikut menjual produk lokal.

" Sebelumnya kami sudah sempat kumpulkan para pengelola swalayan dan toko berjejaring ini, dan semua sebetulnya sepakat untuk ikut pasarkan produk lokal," ungkap Suwirta, Selasa (18/8/2020).

Dari hasil sidak, ternyata belum semua swalayan dan toko berjejaring di Klungkung memasarkan produk lokal.

Gubernur Koster: Bendesa yang Terpapar Aliran di Luar Budaya Bali, Silakan Mundur

Ide Kreatif di Masa Pandemi,Andalkan Platform Jualan Online untuk Bangkitkan Bisnis yang Sempat Lesu

Terkait Wacana Penerapan Pendidikan Militer Satu Semester, Ini Kata Wakil Rektor IV Unud

Padahal minimal 20 persen produk yang dijual di swalayan/toko berjejaring dari umkm lokal.

"  Peluang ini juga harus ditangkap oleh UMKM kita. Kebijakan kita memfasilitasi produk lokal, harus dibarengi dengan UMKM yang produktif.

 Serta produknya harus sesuai standar sehingga dapat diterima oleh pasar, dan bisa " jelas Suwirta.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa menjelaskan, ada beberapa permasalahan yang dihadapi UMKM di Klungkung adalah permodalan dan perizinan.

Masalah perizinan itupula yang membuat belum semua UMKM dapat dipasarkan di swalayan/toko berjejaring.

" Tapi sudah ada beberapa produk UMKM yang dipasarkan di swalayan/toko berjejaring, misal garam beryodium Kusamba," ungkap Ardiasa. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved