Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Real Count KPU, Pasangan Komang Sanjaya-Wirawan Unggul dengan 72,9% Suara di Pilkada Tabanan

Paslon nomor urut 1 I Komang Gede Sanjaya berpasangan dengan I Made Edi Wirawan paket (Jaya-Wira) mendapat perolehan suara sebanyak 207.276 (72,9%)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Kambali
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Komang Gede Sanjaya didampingi istri Rai Wahyuni serta dua anaknya, Rabu (9/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan telah menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada Tabanan 2020 di Kantor KPU Tabanan, Rabu (16/12/2020).

Pleno tersebut menetapkan paslon nomor urut 1 I Komang Gede Sanjaya berpasangan dengan I Made Edi Wirawan paket (Jaya-Wira) mendapat perolehan suara sebanyak 207.276 (72,9%).

Sedangkan, untuk paslon nomor urut 2, Anak Agung Ngurah Panji Astika dan I Dewa Nyoman Budiasa mendapat perolehan suara 77.141 (27,1%).

Baca juga: Real Count KPU, Pasangan Jaya-Wibawa Unggul dengan 184.655 Suara di Pilkada Denpasar

Selain penetapan penghitungan suara paslon, terjadi tambahan jumlah pemilih saat hari pencoblosan.

Yakni sebanyak 552 pemilih.

Pemilih tersebut berasal dari warga yang menggunakan hak pilihnya dengan e-KTP dan surat keterangan daftar pemilih tambahan (DPTb).

Kemudian jumlah pemilih yang pindah memilih sebanyak 58 orang.

Terakhir, jumlah suara tidak sah dikatakan cukup tinggi yakni 3 persen dari total jumlah pemilih 293.549 orang atau sebanyak 9.132 pemilih.

Baca juga: KPU Tabanan Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilkada, Jaya-Wira Raih 72,9 Persen

Di sisi lain, pihak Bawaslu Tabanan juga memberikan catatan bahwa masih ada kesalahan pada administrasi yakni kesalahan pencatatan data pemilih.

Di antaranya, ada data pemilih laki-laki, namun tercatat sebagai pemilih perempuan.

Kemudian data pemilih tambahan ternyata justru tercatat pada daftar pemilih pindahan.

Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa menyatakan, ada beberapa hal yang menjadi catatan oleh Bawaslu Tabanan seperti pada pencatatan data pemilih.

Ada sedikit kekeliruan yang disebablan oleh human error.

Baca juga: Bawaslu Dapat Pekerjaan Baru, Adanya Dugaan Pelanggaran Saat Coblosan di Pilkada Jembrana

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved