Breaking News:

Corona di Bali

Mengapa Penyintas Covid-19 Yang Pernah Hamil Tidak Disarankan Untuk Ikuti Donor Plasma Konvalesen?

al tersebut dikarenakan orang yang sedang hamil otomatis tersambung juga pada darah bayinya. Sehingga nantinya dikawatirkan terdapat resiko seseorang

ANTARA/HO-Staff JK/Ade Danhur
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla berbincang dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai salah satu yang melakukan donor plasma konvalesen saat Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen yang diresmikan Wapres Ma'ruf Amin secara daring di Markas PMI, Jakarta, Senin, 18 Januari 2021. 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Salah satu persyaratan bagi penyintas Covid-19 yang ingin donorkan plasma Konvalesennya adalah belum pernah hamil.

Lalu mengapa Penyintas Covid-19 yang pernah hamil tidak disarankan untuk mengikuti donor plasma konvalesen?

dr. Ni Kadek Mulyantari, selaku kepala utd (unit transfusi darah) RSUP Sanglah berikan penjelasannya. 

"Seorang wanita yang pernah hamil tidak diperkenankan untuk mengikuti plasma Konvalesen. Hal tersebut dikarenakan orang yang sedang hamil otomatis tersambung juga pada darah bayinya. Sehingga nantinya dikawatirkan terdapat resiko seseorang yang hamil akan membentuk Anti HLA (Human Leukocyte antigen)," ujarnya pada, Kamis 21 Januari 2021. 

dr. Mulyantari juga menambahkan, dan yang ditakutkan nantinya akan terjadi reaksi transfusi

"Salah satunya resiko transfusi Trali namanya. Intinya orang yang pernah mengandung tidak direkomendasikan untuk melakukan donor plasma Konvalesen," terangnya. 

Baca juga: Ini Syarat-syarat Bagi Orang yang Akan Donorkan Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19

Baca juga: Dipastikan Aman, Dokter Kadek Mulyantari Imbau Penyintas Covid-19 Lakukan Donor Plasma Konvalesen

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Capai 80 Persen, Permintaan Terapi Plasma Konvalesen di Bali Tinggi

Syarat-syarat Bagi Orang yang Akan Donorkan Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19

Salah satu pengobatan yang dijalani pasien dalam perawatan positif Covid-19 adalah plasma Konvalesen.

Diketahui teknik pengobatan ini masih tetap berjalan hingga saat ini di RSUP Sanglah Denpasar.

Halaman
1234
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved