Jerinx SID dilaporkan ke Polda Bali

UPDATE: Tim Hukum Jerinx Serahkan Memori Kasasi ke PN Denpasar

Tim penasihat hukum, terpidana I Gede Ary Astina alias Jerinx (JRX) menyerahkan memori kasasi ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar

Tribun Bali/Putu Candra
I Wayan Gendo Suardana bersama rekan-rekannya selaku tim penasihat hukum Jerinx menyerahkan memori kasasi ke PN Denpasar - UPDATE: Tim Hukum Jerinx Serahkan Memori Kasasi ke PN Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim penasihat hukum, terpidana I Gede Ary Astina alias Jerinx (JRX) menyerahkan memori kasasi ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu 10 Februari 2021.

Penyerahan memori kasasi ini sebagai kelanjutan dari pernyataan tim hukum Jerinx yang sebelumnya menyatakan kasasi terhadap putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar.

"Kami dari tim penasihat hukum JRX menyerahkan memori kasasi ke Mahkamah Agung RI melalui Kepaniteraan Pengadilan Negeri Denpasar," jelas Ketua tim hukum Jerinx, I Wayan ‘Gendo’ Suardana.

Pun diserahkannya memori kasasi ini, kata Gendo sebagai susulan atas penyerahan memori kasasi oleh Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

UPDATE: Tim JPU Serahkan Memori Kasasi Perkara Jerinx, Tampik Adanya Pembalasan

Kejati Bali Sayangkan Aksi Sahabat Jerinx, Gembok Gerbang & Bentangkan Spanduk, Buntut Kasasi Jaksa

Buntut Kasasi Jaksa Atas Perkara Jerinx, Massa Gembok dan Bentangkan Spanduk di Gerbang Kejati Bali

Diketahui, tim jaksa yang dikoordinir Jaksa Otong Hendra Rahayu telah menyerahkan memori kasasi ke PN Denpasar, Selasa 9 Februari 2021.

Diberitakan sebelumnya, tim JPU telah menyatakan kasasi atas putusan banding PT Denpasar.

Selang beberapa hari kemudian, Jerinx melalui tim hukumnya juga menyatakan kasasi.

Majelis hakim banding PT Denpasar telah menjatuhkan putusan pidana penjara selama sepuluh bulan terhadap penggebuk drum Superman Is Dead (SID) itu.

Putusan PT Denpasar itu turun empat bulan dari putusan pidana penjara 14 bulan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

UPDATE: Tim JPU Serahkan Memori Kasasi Perkara Jerinx, Tampik Adanya Pembalasan

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara dengan terpidana I Gede Ary Astina alis Jerinx (JRX) telah menyerahkan memori kasasi, Selasa 9 Februari 2021.

Penyampaikan memori kasasi ini lanjutan dari pernyataan tim JPU yang menyatakan mengajukan kasasi atas putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar, yang menjatuhkan pidana sepuluh bulan penjara terhadap penggebuk drum Superman Is Dead (SID) itu.

"Hal ini merupakan pelaksanaan dari Pasal 248 KUHAP dimana Pemohon kasasi wajib mengajukan memori kasasi dalam jangka waktu 14 hari setelah permohonan kasasi diajukan. Pengajuan memori Kasasi masih dalam tenggat waktu yang diatur oleh KUHAP" jelas Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejati Bali, A Luga Harlianto dalam siaran persnya yang diterima Tribun Bali, Rabu 10 Februari 2021.

Terkait materi alasan permohonan kasasi, terang Luga, telah dituangkan dalam memori kasasi.

Mantan Kacabjari Nusa Penida, Klungkung ini pun mengatakan, menyerahkan sepenuhnya kepada majelis hakim kasasi Mahkamah Agung (MA).

"Kami serahkan sepenuhnya kepada Majelis Hakim Kasasi pada Mahkamah Agung untuk mempertimbangkannya," tulisnya.

"Yang jelas ada alasan mengapa kami merasa pidana penjara 10 bulan penjara tersebut belum dapat diterima sehingga menggunakan upaya hukum kasasi," sambung Luga.

Di sisi lain, pihaknya menekankan, upaya hukum kasasi oleh JPU ini bukan sebagai bentuk pembalasan atas pemidanaan atas putusan majelis hakim banding terhadap Jerinx.

"Perlu ditekankan bahwa tidak ada makna pembalasan dari proses pidana terhadap terdakwa I Gede Aryastina alias Jerinx. Kita serahkan sepenuhnya kepada proses hukum di Mahkamah Agung," cetus Luga.

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved