Breaking News:

Lebaran 2021

Satgas Covid-19 Tabanan Keluarkan SE Panduan Shalat Idul Fitri 2021, Ini Rinciannya

Satgas) Kabupaten Tabanan menerbitkan surat edaran (SE) tentang panduan penyelenggaraan Sholat Idul Fitri.

Tribun Bali/S
Umat Muslim di Karangasem mengelar Shalat Idul Fitri di Lapangan Tanah Aron, Jalan Raya Ngurah Rai, Amlapura, Rabu (5/6). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Satuan Tugas (Satgas) Kabupaten Tabanan menerbitkan surat edaran (SE) tentang panduan penyelenggaraan Sholat Idul Fitri di saat pandemi Covid19.

Apalagi Tabanan kembali masuk Zona Merah karena sebelumnya sempat berstatus Zona Oranye.

Kategori zona merah merupakan daerah dengan resiko tinggi Covid 19.

Surat Edaran (SE) yang ditandatangi Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya ini diharapkan dapat dilaksanakan sebaik-baiknya untuk bisa mencegah penyebaran dan menekan angka kasus.

Sekretaris Satgas Covid 19 Kabupaten Tabanan, I Gede Susila mengatakan, surat edaran di Tabanan ini juga mengacu pada Keputusan Presiden RI nomor 11 tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat Covid 19, Surat Edaran Menteri Agama RI nomor SE 07 tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 disaat masa pandemi Covid termasuk juga peraturan Gubernur Bali dan peraturan Bupati Tabanan tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pengendalian Covid 19 dalam tatanan kehidupan era baru.  

Shalat Idul Fitri 1442 H di Denpasar Digelar di 92 Titik, Prawoto: Shalat Tidak Digelar di Lapangan

Jaya Negara dan Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah

Libur Idul Fitri, Pelayanan Publik di Denpasar Tutup 5 Hari, Kembali Buka 17 Mei 2021

Ada sejumlah poin yang memang ditekankan terkait dengan pelaksanaan Sholat Idul Fitri di saat pandemi ini.

Diantaranya masyarakat yang berada di zona merah dan oranye diwajibkan melaksanakan Shalat Idul Fitri di rumah.

"Pelaksanaan shalat Idul Fitri mempertimbangkan zonasi risiko. Bagi masyarakat yang ada di zona risiko merah dan oranye maka diwajibkan untuk shalat Idul Fitri di rumah saja," kata pria yang juga Sekda Tabanan ini. 

Kemudian, masyarakat yang berada di zona kuning dan hijau dapat melaksanakan shalat Idul Fitri secara berjemaah.

Akan tetapi, pelaksanaan shalat bagi daerah zona hijau dan kuning itu tetap harus mematuhi protokol kesehatan dan hanya diikuti oleh maksimal 50 persen jemaah dari total kapasitas masjid

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved