Breaking News:

Berita Badung

Program Pro Rakyat di Badung Tahun Ini Terancam Tidak Terealisasi, Ini Kata BPKAD Badung

Beberapa program pro rakyat yang di buat Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, tahun ini terancam ngadat atau tidak terealisasi

Dokumen
Ni Luh Suryaniti (kanan) - Program Pro Rakyat di Badung Tahun Ini Terancam Tidak Terealisasi, Ini Kata BPKAD Badung 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Beberapa program pro rakyat yang di buat Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, tahun ini terancam ngadat atau tidak terealisasi.

Seperti halnya bantuan sosial dengan beberapa program santunan di dalamnya.

Ada beberapa santunan yang dibuat dalam program pro rakyat seperti santunan lansia, santunan kematian, dan santunan penunggu pasien.

Semua program itu pun kabarnya tidak dilanjutkan di tahun 2021 ini.

Baca juga: Anggaran Terbatas, TPP Guru di Badung yang Sudah Dibayarkan Baru Sampai Bulan Maret

Padahal program santunan itu disebut-sebut program Tri Kona, yakni lahir, hidup dan mati yang ditanggung oleh pemerintah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Badung, Ni Luh Suryaniti, tidak menampik jika program tersebut belum dapat dilanjutkan di tahun 2021.

Dirinya beralasan program pro rakyat tersebut tidak bisa dilanjutkan karena masalah keuangan Badung, Bali.

Selebihnya dengan kondisi Badung yang minim pendapatan akibat Covid-19.

“Selain terbentur anggaran, juga disebabkan karena ada regulasi yang berubah. Pasalnya saat ini daerah diwajibkan menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD),” ujarnya saat ditemui di Gedung Dewan, Badung, Bali, Selasa 18 Mei 2021 kemarin.

Dirinya mengakui pada aplikasi SIPD dari sisi penganggaran belum mengakomodir.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved