Breaking News:

Berita Badung

Lebih Dari Satu Kasus Penyimpangan Dana LPD di Badung Yang Sudah Sampai di Pengadilan

Permasalahan penyelewengan dana Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kabupaten Badung sudah beberapa kali terjadi.

Istimewa
ILUSTRASI - Polisi saat memasang garis polisi di Kantor LPD 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Permasalahan penyelewengan dana Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kabupaten Badung sudah beberapa kali terjadi.

Dari catatan Tribun Bali kasus penyimpangan dana LPD yang sudah sampai tahap ke Pengadilan lebih dari satu. 

Sebelumnya kasus LPD Desa Adat Kapal yang dananya digunakan oleh Ketua LPD-nya sendiri.

Kasus itu pun terjadi beberapa tahun yang lalu.

Bahkan untuk kasus LPD Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung itu ditangani Reserse Kriminal Khusus Polda Bali.

Kasus Penyelewengan Dana Nasabah di LPD Dawan Klod Klungkung, Nasabah Tetap Ditagih Cicilan

Penyimpangan Dana LPD Marak, DPRD Bali Minta Dilakukan Audit Tiap Tahun

Ketua LPD Kapal yang diketahui bernama  I Made Ladra (53) dan kolektornya  ditetapkan sebagai tersangka korupsi di lembaga perkreditan setempat.

Tidak hanya itu  tiga mantan pengawas LPD Desa Adat Kapal, Badung periode 2008-2016 juga sudah di vonis 12 tahun penjara.

Mereka adalah, Anak Agung Gede Dharmayasa (67) yang juga menjabat sebagai Bendesa Adat Kapal, Ida Bagus Swastika (55) yang kini menjabat Kepala LP LPD Kabupaten Badung dan I Nyoman Nada (57).

Ketiganya dinyatakan bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama di LPD Desa Adat Kapal, Badung.

Pada kasus tersebut, mengakibatkan kerugian perkonomian negara dengan jumlah sebesar yakni Rp 15.352.059.425.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved