Breaking News:

Denpasar

Prajurit Bintaldam IX/Udayana Jalani Latihan Menembak Senjata Ringan di Yon Zipur 18/YKR

Latbakjatri Program Kerja Triwulan IV Tahun Anggaran 2021 di Lapangan Tembak Bedawang Nala Yon Zipur 18/YKR Gianyar, Bali, pada Kamis 28 Oktober 2021.

Latbakjatri Program Kerja Triwulan IV Tahun Anggaran 2021 di Lapangan Tembak Bedawang Nala Yon Zipur 18/YKR Gianyar, Bali, pada Kamis 28 Oktober 2021. Dok. Penrem 163/Wira Satya 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kabintaldam IX/Udayana Letnan Kolonel Inf I Gusti Ngurah Wilantara, S.E., M.A.P., memantau langsung pelaksanaan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) di Lapangan Tembak Bedawang Nala Batalyon Zeni Tempur 18/Yudha Karya Raksaka Gianyar, Bali, pada Kamis 28 Oktober 2021.

Sesuai kalender latihan Program Kerja Triwulan IV Tahun Anggaran 2021, Bintaldam IX/Udayana menggelar kegiatan latihan menembak senjata ringan tersebut dilaksanakan selama sehari.

Letkol Gusti Ngurah yang juga selaku Pengendali Pengawas Latihan (Dalwaslat) saat melakukan peninjauan menekankan kepada peserta dan pendukung latihan agar melaksanakan latihan sesuai mekanisme yang telah direncanakan dalam RGB (Rencana Garis Besar) Latihan.

"Hal ini dimaksudkan agar latihan dapat terlaksana dengan aman dan tepat sasaran. Jangan karena sering dilakukan tiap triwulan menganggap latihan ini sebagai hal yang biasa sehingga mengabaikan prosuder yang telah ditetapkan dan inilah yang dapat berpotensi menyebabkan kerugian personel maupun materil," ujar Kabintaldam IX/Udayana.

Baca juga: Digelar Desa Wisata Festival, Wagub Bali Sebut untuk Bangkitkan Ekonomi Desa

Baca juga: Tradisi Mecak-cakan dan Seni Ukir di Buleleng Batal Masuk Sidang Penetapan Warisan Budaya Tak Benda

Untuk itu, kata dia, selama latihan faktor keamanan adalah hal utama, para pendukung terutama para pengawas harus melaksanakan tugasnya sesuai fungsinya dan mengawasi para petembak manakala ada kendala di lapangan.

“Selaku pengawas saya berharap kegiatan dapat terlaksana dengan aman dan tertib,” harapnya.

Sementara itu, Komandan Latihan atau Danlat, Mayor Inf Budiasa mengatakan, program latihan menembak senjata ringan yang dilaksanakan setiap triwulan hendaknya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh prajurit untuk mengasah dan meningkatkan kemampuannya dalam hal menembak.

Ia menjelaskan, poin pertama yang harus diperhatikan adalah keamanan baik personel maupun materil senjatanya.

Poin kedua lakukan latihan dengan benar, bagaimana teknik menembak yang benar sesuai prosedurnya.

"Dengan harapan tujuan penyelenggaraan latihan ini dapat tercapai, yaitu untuk terpeliharanya kemampuan Prajurit Bintaldam IX/Udayana baik pengetahuan maupun keterampilannya dalam hal menembak senjata ringan," pungkasnya. (*)

Berita Denpasar Lainnya

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved