Breaking News:

Berita Karangasem

Pelaku Wisata di Karangasem Sambut Baik Keputusan Pemerintah Terkait Penurunan Tarif Tes PCR

Pelaku wisata di Kabupaten Karangasem menyambut baik keputusan pemerintah menyangkut penurunan harga PCR.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Karsiani Putri
Saiful Rohim
ILUSTRASI- Suasana Taman Soekasada, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Bali yang nampak ramai dikunjungi wisatawan sebelum pandemi 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pelaku wisata di Kabupaten Karangasem menyambut baik keputusan pemerintah menyangkut penurunan harga PCR.

Hal tersebut disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Resturant Indonesia (PHRI) Cabang Karangasem, I Wayan Kariasa, Jumat 29 Oktober 2021. 

Baca juga: 2.045 KK Terdampak Gempa di Karangasem, Pendataan Masih Berlangsung, Jumlah Bertambah

Baca juga: Ratusan Wisatawan Cancel Booking Kamar, Ketua PHRI Karangasem Sesalkan Ketatnya Persyaratan

Pihaknya berharap dengan adanya kebijakan tersebut kunjungan wisatawan domestik ke Kabupaten Karangasem mengalami peningkataan saat akhir tahun.

Sehingga pelaku pariwisata bisa kembali  beroperasi.

Biasanya kunjungan wisatawan saat akhir tahun meningkat walaupun beberapa.

Baca juga: Pemerintah Hapus Cuti Natal 2021 & Batasi Mobilitas Saat Libur Nataru, Ini Tanggapan Puan Maharani

Baca juga: Penurunan Level PPKM di Sejumlah Daerah, Persiapan Nataru dan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

"Ya. Kita sambut baik kebijakaan ini dan semoga di lapangan segera dapat dilaksanakan. Harga tertinggi, yakni 275 ribu. Tak boleh ada yang lebih tinggi,"ungkap Wayan Kariasa.

Semuanya harus ikut peraturan pemerintah.

Baca juga: SEGERA Lakukan Hal Ini Jika Ada yang Pasang Tarif Tes PCR Diatas Rp275 Ribu atau Rp300 Ribu 

Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta pemerintah menyiapkan tempat -  tempat melakukan tes PCR di tiap Kabupaten.

Sehingga tak mesti harus ke Denpasar.

Permohonan ini dilakukan untuk mengurangi antrean dan kerumunan yang lama dan panjang.

Wisatawan atau warga mudah mengaksesnya.

Baca juga: Berjalan Lancar, Program Inseminasi Buatan di Karangasem Tingkatkan Populasi Sapi Bali

Baca juga: Ratusan Wisatawan Cancel Booking Kamar, Ketua PHRI Karangasem Sesalkan Ketatnya Persyaratan

"Ini harus disesuaikan antara kebutuhan dan ketersediannya agar tak muncul harga mahal lagi dikarenakan keterbatasan daripada alat PCR, Lab, dan lainnya," tambah Kariasa.

Dengan adanya kebijakan diharapkan para wisatawan tidak meng-cancel bookingan yang dipesan sebelumnya.

Pria asal Kecamatan Sidemen mengaku, ratusan wisdom tujuan Kabupaten Karangasem terpaksa cancel bookingan kamar setelah ada persyaratan wajib PCR bagi penumpang pesawat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved