Berita Bali

Tidak Lapor Diri, 41 Pendatang Terjaring Sidak Satpol PP di Klungkung

Satpol PP Klungkung melaksanakan penertiban terhadap pendatang di Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Klungkung

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Petugas gabungan saat menggelar sidak duktang di Kelurahan Kampung Kajanan, Selasa 10 Mei 2022 - Tidak Lapor Diri, 41 Pendatang Terjaring Sidak Satpol PP di Klungkung 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Satpol PP Klungkung melaksanakan penertiban terhadap pendatang di Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Klungkung, Bali, Senin 9 Mei 2022 malam.

Hasilnya ada 41 pendatang berhasil terjaring, karena tidak membekali diri dengan surat tanda lapor diri.

Sementara di Buleleng, 6 orang penduduk pendatang (duktang) yang tinggal di Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, ditemukan tidak mengantongi Surat Keterangan Lapor Diri (SKLD).

Hal tersebut diketahui saat petugas gabungan menggelar sidak, Selasa 10 Mei 2022.

Baca juga: PERIKSA 700 Penumpang Dari Jam 2 Pagi di Terminal, Satpol PP Badung Temukan Satu Duktang Bodong

41 pendatang di Klungkung yang terjaring sidak tersebut berlokasi di 2 banjar, yakni di Banjar Mergan 26 orang dan di Banjar Pande 15 orang.

Mereka yang terjaring, sebagian tidak mengantongi surat tanda lapor diri, ada juga surat lapor dirinya masa waktunya sudah berakhir.

"Kami sudah minta pelanggar agar segera melengkapi administrasi diri di Kantor Kelurahan Semarapura Klod Kangin," kata Kepala Bidang Perundang-Undangan Daerah, I Ketut Muka, Selasa 10 Mei 2022.

Mereka yang terjaring sidak ini masih sebatas pembinaan, dan belum diambil tindakan tegas.

Selama ini, Kelurahan Semarapura Klod Kangin memang dikenal sebagai wilayah kantong pendatang di Klungkung.

Masyarakat yang heterogen, membuat permasalahan kependudukan di wilayah itu menjadi lebih kompleks jika dibanding wilayah lainnya di Klungkung.

Kepala Satpol PP dan Damkar Klungkung I Putu Suarta menjelaskan, para pendatang tidak semata-mata hanya harus melengkapi diri dengan membawa kelengkapan administrasi, seperti surat pindah domisili dan surat lapor diri saat ke Klungkung, namun pendatang juga sebaiknya memiliki ketrampilam dan pekerjaan yang jelas saat berada di Klungkung.

Hal ini dianggap sangat penting, untuk mengantisipasi berbagai macam permasalahan sosial yang diakibatkan dari pendatang yang tidak memiliki pekerjaan jelas.

"Kalau bisa jangan mengajak keluarga yang belum bekerja, sehingga tidak jadi pengangguran di Klungkung," ujar Putu Suarta.

Dari Buleleng, petugas gabungan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng, Satpol PP Buleleng, TNI-Pori, dan aparat Kelurahan Kampung Kajanan terpantau melakukan sidak dengan menyasar kos-kosan dan rumah kontrakan di Kelurahan Kampung Kajanan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved