Berita Denpasar

Dianggarkan pada APBD Perubahan 2022, Tahun Ini Warga Denpasar Kembali Dapat Santunan Kematian

Santunan kematian di Kota Denpasar kembali dianggarkan pada APBD Perubahan tahun 2022 ini.

Tribun Bali/dwi suputra
Ilustrasi - Dianggarkan pada APBD Perubahan 2022, Tahun Ini Warga Denpasar Kembali Dapat Santunan Kematian 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Santunan kematian di Kota Denpasar kembali dianggarkan pada APBD Perubahan tahun 2022 ini.

Di mana sebelumnya santunan kematian ini sempat dihapus.

Santunan kematian ini kembali dianggarkan setelah sebelumnya dipertanyakan oleh anggota Badan Anggaran (banggar) DPRD Denpasar.

Penganggaran kembali untuk santunan kematian untuk warga Denpasar ini pun sudah disetujui pada APBD Perubahan 2022 ini.

Selain itu, untuk tahun 2023 mendatang, santunan ini juga sudah dianggarkan pada APBD Induk.

Baca juga: Tekan Kebocoran, Denpasar Kerja Sama dengan Korea Terkait Pengelolaan Air Minum

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Denpasar, Putu Kusumawati pada Minggu, 2 Oktober 2022.

Ia mengatakan sebelumnya Pemkot Denpasar tidak lagi menganggarkan dana santunan kematian akibat adanya temuan saat pemeriksaan laporan keuangan pemerintah.

Setelah itu, dana santunan kematian itu dihentikan sambil menunggu penganggaran di OPD yang menangani.

Karena sebelumnya dana santunan kematian ini berada di pos anggaran Dinas Sosial, yang dinilai kurang tepat.

“Karena itu, untuk tahun 2022 di APBD Perubahan dana ini dianggarkan di pos belanja bansos tidak terencana,” katanya.

Baca juga: KPU Denpasar Umumkan Data Pemilih Berkelanjutan Bulan September 2022 Sebanyak 449.793 Pemilih

Dengan demikian, warga yang meninggal di tahun ini akan kembali mendapat santunan dari pemerintah.

Pada tahun 2021 santunan kematian dianggarkan pada pos belanja jasa dan hal ini menjadi temuan dari BPK.

Oleh karena itu, diminta untuk memasukkan pada pos belanja bantuan sosial yang tidak direncanakan.

Selain itu, santunan kematian yang sebelumnya ditangani Dinas Sosial, kini akan dipindah ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved