Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Pemkab Buleleng Buka Seleksi PPPK Tenaga Teknis, Pendaftaran hingga 6 Januari 2023

Pemkab Buleleng membuka seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjiam Kerja (PPPK) untuk tenaga teknis.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kepala BKPSDM Buleleng, Gede Wisnawa 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Pemkab Buleleng membuka seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjiam Kerja (PPPK) untuk tenaga teknis.

Pendaftaran dibuka mulai Rabu (21/12) kemarin, dan akan ditutup pada 6 Januari 2023 mendatang. Jumlah formasi yang dibutuhkan mencapai 141 orang. 


Kepala BKPSDM Buleleng, Gede Wisnawa pada Kamis (22/12) mengatakan, bukaan seleksi PPPK tenaga teknis ini merupakan usulan yang dikirim oleh pihaknya kepada Menpan RB pada 2021 lalu.

Baca juga: Pemkab Buleleng Tidak Gelar Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru

Seleksi ini pun ditegaskan oleh Wisnawa tidak ada kaitannya dengan rencana pemerintah pusat, terkait penghapusan tenaga non ASN. 


"Tidak ada kaitannya dengan pendataan pegawai Non ASN yang dilakukan beberapa waktu lalu. Jadi ini murni formasi yang kami usulkan pada 2021 lalu, namun tahapannya baru bisa dilakukan di tahun 2022."

"Bahkan khusus untuk tenaga teknis, tesnya baru dapat dilakukan di tahun 2023," terangnya. 

Baca juga: Pengeroyokan di Buleleng Selesai Lewat Restorative Justice, Kasus Serupa Terjadi di Kubutambahan


Wisnawa menyebut dalam bukaan seleksi PPPK tenaga teknis ini, formasi paling banyak dibutuhkan ialah ahli pertama pamong belajar, penyuluh pertanian, hingga operator sistem informasi administrasi kependudukan.

"Formasi ini sesuai dengan usulan di beberapa OPD, sesuai dengan kebutuhan," katanya. 


Dalam bukaan seleksi PPPK tenaga teknis ini, syarat untuk pelamar salah satunya sudah memiliki pengalaman kerja minimal selama dua tahun, di tempat kerja yang memiliki relevansi dengan formasi yang dilamar.

Baca juga: Warga Buleleng, Bali Inisial PS Tewas Suspek Rabies, Jadi Kasus ke-13 di Buleleng Selama Tahun 2022

Hal ini juga disertai dengan surat keterangan dari pimpinan unit kerja, yang membenarkan bahwa pelamar tersebut telah bekerja selama dua tahun baik di instansi pemerintah maupun swasta.

"Nanti akan ada tim yang akan mengecek surat keterangan itu, benar atau tidak yang bersangkutan bekerja di tempat itu di bagian yang ada relevansinya dengan formasi yang akan dilamar," jelasnya. 


Disinggung terkait tes dalam seleksi PPPK tenaga teknis ini, Wisnawa menyebut akan menggunakan Computer Assisted Test (CAT), dan akan dilaksanakan pada Maret 2023 mendatang.

Baca juga: Digigit Anjing Liar di Jari Telunjuk November Lalu, Warga Buleleng Tewas Suspek Rabies

Namun terkait lokasi pelaksanaannya, Wisnawa mengaku masih menunggu petunjuk dari BKN. 


Seperti diketahui beberapa bulan yang lalu, BKPSDM Buleleng juga telah membuka seleksi PPPK tenaga pendidik dan kesehatan.

Seleksi tersebut juga merupakan usulan yang dikirim oleh pihaknya pada 2021 lalu. Khusus untuk PPPK tenaga pendidik dan kesehatan, tesnya telah selesai dilaksanakan. 

Namun terkait hasil siapa-siapa saja yang berhasil lolos, Wisnawa mengaku akan segera diumumkan dalam waktu dekat, melalui website SSCASN BKN.

"Seleksi tenaga pendidik dan kesehatan belum ada hasilnya.  Nanti akan kami publis. Sabar dulu," tandasnya. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved