Berita Gianyar

Curi Pratima untuk Beli Narkoba, Putu Mustika Ditangkap di Nusa Penida Setelah Setahun Buron

Polsek Gianyar, Bali  bersama Satreskrim Polres Gianyar berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian pratima berupa uang kepeng asli.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kapolres Gianyar, AKBP Bayu Sutha Sartana menggelar pengungkapan kasus pencurian pratima berupa uang kepeng asli, Senin 26 Desember 2022 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Polsek Gianyar, Bali  bersama Satreskrim Polres Gianyar berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian pratima berupa uang kepeng asli.

Pelaku ialah I Putu Mustika alias Sentul (28) asal Banjar Sengguan Kangin, Kelurahan Gianyar.

Kasus pencurian dilakukan di Merajan Dadia Tangkas Kori Agung, Lingkungan Sengguan Kangin, Kamis, 30 September 2021. 

Kapolres Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana, Senin 26 Desember 2022 penangkapan Putu Mustika berawal dari laporan korban, Putu Yoga (48) ke Mapolres Gianyar.

Baca juga: DPRD Gianyar Minta Ungkap ke Publik, Soal Putus Kerjasama BPJS Kesehatan dengan RS Family Husada

Saat itu yang bersangkutan melapor kehilangan pratima berupa uang kepeng. 


"Laporan tersebut ditindaklanjuti tim opsnal dari Polsek Gianyar dan Polres Gianyar. Setelah melakukan penyelidikan, keterangan saksi-saksi dan rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian, kecurigaan mengarah ke pelaku bernama Putu Mustika alias Sentul. Namun saat itu keberadaannya tidak diketahui," ujar Kapolres.


Berdasarkan rekaman CCTV itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Oleh karena pelaku cukup lihat bersembunyi, sehingga penyelidikan pun berlangsung selama setahun.

Baca juga: Kerjasama Dihentikan Oleh BPJS Kesehatan, Ini Pejelasan Pengawas RS Family Husada Gianyar, Bali

Di mana saat itu, pihaknya mendapatkan informasi bahwa pelaku terlihat di Nusa Penida, Klungkung.

Tim opsnal kemudian menindaklanjuti informasi tersebut dan bekerjasama dengan Polsek Nusa Penida untuk mencari tempat pelaku.


"Sampai di tempat kontrakan pelaku ternyata pelaku tidak ada, setelah dilakukan pengintaian selama 1 jam akhirnya pelaku datang dan berhasil ditangkap," ujar AKBP Bayu.

Baca juga: Tahun 2022 Jumlah Wajib Pajak di Gianyar Naik 22,72 Persen


Setelah dilakukan interogasi, Sentul mengakui perbuatannya mencuri ratusan uang kepeng pretima yang dilaporkan korban Putu Yoga.

Uang kepeng sejumlah 710 keping tersebut dijualnya ke pengepul uang kepeng seharga Rp6 Juta.

"Hasil penjualan uang kepeng digunakan pelaku untuk berfoya-foya dan membeli narkoba," ungkap Kapolres (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved