Berita Bali

Insiden Tenggelamnya Fast Boat Kebo Iwa Express, Maruti Group Gelar Pertemuan Dengan Penumpang

Dalam kesempatan tersebut, Niluh Djelantik hadir guna mempertemukan antara penumpang dan pihak Maruti Group.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
(Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra)
Pertemuan antara penumpang Fastboat Kebo Iwa Express dan Maruti Group. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Maruti Group melakukan pertemuan, dengan sejumlah penumpang fast boat Kebo Iwa Express pada Kamis 12 Januari 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Niluh Djelantik hadir guna mempertemukan antara penumpang dan pihak Maruti Group.

Niluh Djelantik mengatakan, pihak penumpang yang menjadi korban dalam insiden tenggelamnya fast boat Kebo Iwa Express, dan pihak Maruti Group selaku pengelola sama-sama menghubungi dirinya.

Baca juga: Cuaca Buruk Jadi Pemicu Fastboat Kebo Iwa Express Tenggelam di Perairan Gianyar Bali

Baca juga: Kronologis Fastboat Kebo Iwa Express Tenggelam di Perairan Gianyar Bali, Simak Penjelasannya!

Sebuah fastboat Kebo Iwa Express, tenggelam saat hendak mengangkut penumpang dari Nusa Penida menuju ke Pelabuhan Sanur, Selasa (3/1/2023).

Kejadian ini, membuat 23 penumpang dan 6 orang crew fastboat sempat terombang-ambing oleh kuatnya gelombang laut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian ini terjadi sekitar pukul 17.20 WITA.

Fastboat Kebo Iwa Express berangkat dari Nusa Penida menuju ke Pelabuhan Sanur.
Sebuah fastboat Kebo Iwa Express, tenggelam saat hendak mengangkut penumpang dari Nusa Penida menuju ke Pelabuhan Sanur, Selasa (3/1/2023). Kejadian ini, membuat 23 penumpang dan 6 orang crew fastboat sempat terombang-ambing oleh kuatnya gelombang laut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian ini terjadi sekitar pukul 17.20 WITA. Fastboat Kebo Iwa Express berangkat dari Nusa Penida menuju ke Pelabuhan Sanur. (Istimewa)

“Hari ini Mbok (Niluh Djelantik) berkomunikasi dengan Made Ariana, GM Maruti Group untuk menyampaikan agar pihak korban, bertemu dengan pihak perusahaan kapal karena pengaduan itu datang dari dua pihak.

Dari pihak korban mengirimkan email ke mbok Niluh, dari pihak kapal juga menghubungi Mbok Niluh,” ujarnya kepada Tribun Bali.

Pihak Maruti Group selaku pengelola fast boat Kebo Iwa Express, disebut akan memberikan kompensasi sebesar Rp 5 juta per tiket.

Kompensasi diberikan sebagai bentuk empati, kepada para penumpang yang menjadi korban dalam insiden tenggelamnya fast boat Kebo Iwa Express di perairan Ketewel, Gianyar, Bali, pada Selasa 3 Januari 2023 lalu.

 

Pertemuan antara penumpang Fastboat Kebo Iwa Express dan Maruti Group.
Pertemuan antara penumpang Fastboat Kebo Iwa Express dan Maruti Group. ((Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra))

Selain itu, pertemuan tersebut juga dilakukan guna meminta permohonan maaf, secara langsung kepada para penumpang yang menjadi korban.

“Jadi hari ini selain kami meminta maaf secara langsung kepada semua penumpang yang ada di kapal tersebut.

Di saat yang sama, menyampaikan kebijakan terkait kompensasi dari pihak pemilik kapal sejumlah Rp 5 juta per tiket yang nantinya akan dibayarkan bisa hari Senin atau Selasa,” ucap Niluh Djelantik.

Sejalan dengan Niluh Djelantik, Made Ariana selaku General Manager Maruti Group menuturkan, kompensasi diberikan lantaran adanya kebijakan perusahaan atas dasar empati dan kemanusiaan.

Made Ariana menambahkan, pemberian ganti rugi terhadap barang bawaan penumpang ketika terjadi kecelakaan memang tidak diakomodir oleh perusahaan-perusahaan transportasi laut.

Viral di media sosial, adanya kecelakaan laut kapal fastboat Kebo Iwa Express, yang mengalami kebocoran di perairan Sanur, Kota Denpasar, Selasa 3 Januari 2023 sore.

Didapatkan informasi bahwa seluruh kru dan penumpang selamat.

Seluruh kru dan penumpang didapatkan oleh jurnalis tribunbali.com dari informasi Basarnas Bali.
Viral di media sosial, adanya kecelakaan laut kapal fastboat Kebo Iwa Express, yang mengalami kebocoran di perairan Sanur, Kota Denpasar, Selasa 3 Januari 2023 sore. Didapatkan informasi bahwa seluruh kru dan penumpang selamat. Seluruh kru dan penumpang didapatkan oleh jurnalis tribunbali.com dari informasi Basarnas Bali. (Istimewa)

“Setau saya perusahaan-perusahaan lain tidak ada (kompensasi).

Ini murni kebijakan perusahaan kami,” ucap Made Ariana pada Kamis 12 Januari 2023.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved