Berita Bali
India Tempati Posisi Kedua Penyumbang Wisman ke Bali, Menparekraf Dorong Penerbangan Langsung
India kini menempati urutan kedua penyumbang kunjungan wisatawan asing ke Bali setelah Australia.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - India kini menempati urutan kedua penyumbang kunjungan wisatawan asing ke Bali setelah Australia.
“India sendiri sudah menempati posisi kedua sekarang di Bali (urutan penyumbang wisman). Ini menggantikan dominasi dari wisatawan Tiongkok sebelumnya,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno usai menutup kegiatan Job Fair Poltekpar Bali pada Jumat 6 Oktober 2023.
Menindaklajuti kunjungan wisman dari India konsisten angkanya, Menparekraf Sandiaga menyikapi dengan mendorong segera terealisasinya konektivitas penerbangan langsung dari India ke Bali.
“Denpasar - Mumbai dan Denpasar - New Delhi (rute penerbangan langsung) ini terus kita dorong. Ada dua perusahaan yang sedang kita jajaki yaitu maskapai Vistara dan IndiGo. Kita harapkan di pertengahan kuartal keempat (Oktober-Desember) ada titik terang untuk penerbangan langsung,” ungkap Menparekraf Sandiaga.
Baca juga: Pengamat : Bali Tergesa-gesa Bangun LRT, Transportasi Umum Diberikan Gratis Malah Kosong
Baca juga: Selisih 58 Suara Memicu Gugatan, Sonen Ungkap Pelanggaran Pilkades Sangsit
Selain mendorong segera terealisasinya penerbangan langsung tersebut, Sandiaga menyampaikan perlu langkah-langkah yang proaktif untuk memastikan ketersediaan kebutuhan mereka.
Sebagian dari mereka menyampaikan perlunya lebih banyak restoran yang memberikan pilihan makanan vegetarian, restoran India dan lain sebagainya.
“Kebetulan adat Bali dan adat India ini cukup dekat. Dan karena sama-sama masyarakat Hindu ini kita melihat peluang untuk meningkat cukup pesat begitu kita buka penerbangan langsung,” imbuh Sandiaga.
Bisa kita lihat bagaimana peningkatan jumlah wisatawan setelah ada penerbangan langsung dari Dubai menggunakan pesawat A380 dari maskapai Emirates ke Bali.
Dalam beberapa bulan saja sudah lebih dari 100 ribu wisatawan yang diangkut oleh maskapai Emirates dengan A380-nya.
“Kita harapkan juga wisatawan yang berkualitas yang tinggalnya lebih lama, yang spendingnya lebih banyak untuk ekonomi lokal demi kesejahteraan dan kemajuan dari masyarakat Bali bisa kita capai,” ucap Menparekraf Sandiaga.
Dominasi negara penyumbang wisman ke Bali tertinggi saat ini masih dari negara Australia, India dan ketiga Malaysia.
Dimana kurang lebih saat ini sudah mencapai 300 ribu wisatawan India yang datang ke Bali tetapi mereka harus singgah atau transit terlebih dahulu.
Hal itu yang dirasa sangat perlu mendorong adanya penerbangan langsung menghubungkan India dengan Bali.
“Dan ini tidak ada penerbangan langsung. Mereka harus singgah di Kualanamu, ada yang singgah di Kuala Lumpur, banyak yang singgah di Vietnam, Bangkok dan sebagainya. Jadi ini prioritas kita untuk menghadirkan penerbangan langsung,” papar Menparekraf Sandiaga.
Secara keseluruhan menurut Sandiaga Uno, pemulihan pariwisata pasca Pandemi Covid-19 sudah sangat terasa terutama di destinasi-destinasi unggulan.
Per bulan September data yang masih raw (mentah) yang saya miliki, bahwa tahun ini kita akan melebihi target 15 hingga 20 persen (yang sudah ditetapkan) dari wisatawan mancanegara.
Sementara untuk pencapaian target wisatawan nusantara kita masih berjuang untuk bisa mencapai target, oleh karena itu banyak event yang kita dorong untuk bergeraknya wisatawan nusantara ini.(*)
Cuaca Buruk, Pelabuhan Gilimanuk Bali Ditutup Hampir Dua Jam, Antrean Kendaraan Mengular |
![]() |
---|
Lindungi Pesisir Bali, 4.000 Bakau Ditanam di Tahura Ngurah Rai, Libatkan Kelompok Nelayan |
![]() |
---|
Kapasitas PLTS di Bali Saat Ini Capai 50 MW, Siapkan Proyek Baru PLTS 9-10 MW di Badung |
![]() |
---|
Sekda Bali Targetkan Ranperda Nominee Selesai Tahun Ini, UMKM Milik WNA Dipastikan Ilegal |
![]() |
---|
UMKM Milik WNA Dipastikan Ilegal, Sekda Bali Targetkan Ranperda Nominee Selesai Tahun Ini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.