Berita Badung
VIRAL Mayat Ditutupi Daun Pisang di Jalan By Pass Ngurah Rai, Tak Jauh dari Krisna Oleh-oleh Bali
VIRAL Mayat Ditutupi Daun Pisang di Jalan By Pass Ngurah Rai, Tak Jauh dari Krisna Oleh-oleh Bali
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Sebuah video viral kecelakaan yang terjadi di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Kabupaten Badung, Bali.
Dalam potongan video yang beredar, tampak suasana lalu lintas di seputar TKP kecelakaan, tepatnya di sebelah Barat Krisna Oleh-Oleh Bali tersebut padat merayap.
Sekilas, terlihat seseorang tergeletak di tengah jalan namun ditutupi oleh beberapa helai pelepah pisang.
Informasi yang diperoleh dari Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, kecelakaan lalu lintas itu terjadi antara seorang pejalan kaki dengan truk sampah.
Baca juga: KRONOLOGI Nyawa Anak 13 Tahun Melayang di Pantai Biaung Denpasar, Sendirian Jauhi Tepi Pantai
“Yang terlibat kecelakaan lalu lintas, truk pengangkut sampah DK 8144 AX dan pejalan kaki,” ungkap AKP I Ketut Sukadi.
Naas, pejalan kaki yang diketahui bernama Rubenludji (43) asal Kupang itu tewas di tempat.
“Pejalan kaki tersebut meninggal di tempat,” imbuh Kasi Humas Polresta Denpasar.
Disinggung soal kronologinya, AKP Sukadi menerangkan mulanya korban yang merupakan pejalan kaki itu menyeberang dari arah Krisna Oleh-Oleh Bali ke barat.
Baca juga: Oknum Paspampres Terancam Hukuman Mati, Kolonel Riswandono: Kita Banding Kalau Vonis Rendah
Di jalur sebelah barat, tepatnya di as jalan, tiba-tiba truk pengangkut sampah yang dikemudikan oleh Petrus Ranggaloghi (24) datang dari arah Selatan.
Tabrakan pun tak dapat dihindarkan, pejalan kaki itu dikatakan tewas di tempat.
“Pejalan kaki menyebrang dari arah Krisna ke barat, tepat di lajur sebelah barat tepat di as jalan tiba- tiba datang dari arah Selatan sebuah truk sampah.”
“Menabrak pejalan kaki yang mengakibatkan pejalan kaki tersebut meninggal di tempat,” jelas AKP I Ketut Sukadi.
Menindaklanjuti kejadian itu, aparat kepolisian segara mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti.
Selain itu, petugas juga menghubungi ambulans untuk selanjutnya mengevakuasi korban ke RSUP IGNG Ngoerah.
67 Orang Meninggal Dunia
Menjelang akhir tahun 2023 intensitas kendaraan keluar atau masuk Bali tinggi.
Karena itu, kekurang hati-hatian mampu menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Di kabupaten Tabanan angka kecelakaan saat ini hingga awal Desember 2023 mulai dari 1 Januari 2023 sudah mencapai angka hingga 827 kejadian.
Kecelakaan ini tercatat baik pengguna jalan roda dua, empat dan kendaraan besar lainnya. Dari kecelakaan itu, ada sebanyak 67 orang meninggal dunia.
Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Rizki Ramadhan mengatakan bahwa kecelakaan ini terjadi dari mulai 1 Januari 2023 hingga 6 Desember 2023 lalu, total ada 827 kejadian dan menyebabkan 67 orang meninggal dunia.
Kemudian, total korban luka berat ada sebanyak lima orang dan luka ringan sebanyak 951 orang. Total untuk kerugian sekitar Rp 814.950.000 juta dari seluruh kejadian kecelakaan.
“Dari catatan kami sampai 6 Desember 2023 lalu ya, ada 827 kejadian lakalantas. Baik kecelakaan mulai roda dua, empat dan kendaraan besar lainnya,” ucap Adrian seizin Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes, Minggu 10 Desember 2023.
Adrian menyebut, kejadian kecelakaan dominan terjadi di wilayah Jalan Denpasar-Gilimanuk.
Untuk di daerah kota dan jalan lainnya juga terjadi dan juga sebagian lainnya di Jalan Denpasar-Singaraja.
Jalur Denpasar-Gilimanuk, menjadi fokus untuk pantauan lalu lintas pengendara di Kabupaten Tabanan oleh pihaknya.
Apalagi menjelang pergantian tahun 2023 ke 2024.
Yang mana, nantinya volume orang dan kendaraan akan meningkat datang ke Bali.
“Ya tentu kami akan lebih mendisiplinkan pengendara karena menjelang akhir tahun dan pergantian tahun,” ungkapnya.
Adrian menegaskan, bahwa pihaknya mengimbau kepada seluruh pengendara mengenakan kelengkapan kendaraan.
Misalnya saja, pemotor roda dua mengenakan helm jaket celana panjang dan sepatu.
Kemudian penggunaan safety belt kepada roda empat dan kendaraan besar lainnya.
Kemudian pengendara juga diminta memperhatikan bentuk jalan di sepanjang jalur rawan Denpasar-Gilimanuk.
“Selain itu juga perhatikan rambu dan terpenting jalan yang dilewati itu benar-benar dipahami dan terus berhati-hati,” tegasnya.
Adrian menambahkan, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, kegiatan berupa penindakan dan teguran kepada pengguna jalan terus dilaksanakan.
Dari Januari hingga 4 November 2023 kemarin, untuk tilang sebanyak 2.730 yang sudah ditegakkan, kemudian untuk teguran ada sekitar 11.111. Sehingga untuk total tilang dan teguran ialah sebesar 13.841
“Total ada 13.841 baik tilang dan teguran,” sebutnya.
Kendaraan yang melanggar sendiri, Adrian melanjutkan, bahwa untuk mulai dari roda dua hingga Bus. Misalnya untuk bus yang melanggar ada 2, truk 56 kendaraan, pikap 48, minibus 398, kendaraan pribadi satu, dan roda dua 2.202 kendaraan dan kendaraan khusus satu. Sedangkan untuk jenis pelanggaran ialah helem 712, kecepatan satu pelanggaran, kelengkapan kendaraan 867, surat-surat 369, rambu 243, melawan arus 21 dan penggunaan hp satu dan tnkb 4 pelanggaran.
“Ada jenis pelanggaran untuk kendaraan roda empat dan kendaraan besar lainnya jenis pelanggaran misalnya muatan keamanan kendaraan surat-surat dan rambu. Dan juga penggunaan sabuk keselamatan dan pelanggaran lainnya,” bebernya. (ang).
DIGEREBEK Polda Bali, Terungkap TKP Pengoplosan Gas di Kawasan Perumahan Dalung Kuta Utara |
![]() |
---|
Lindungi Pesisir Bali, 3 Tahun Terakhir Sebanyak 4.000 Bakau Ditanam di Tahura Ngurah Rai |
![]() |
---|
Maksimalkan Pelayanan dan Keamanan, Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai Bentuk Pos Polisi |
![]() |
---|
Disdikpora Badung Bali Pastikan Buku Paket Yang Rusak Di SD Hanya Digunakan Sampai Bulan Depan |
![]() |
---|
6 Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara Polisi, Ungkap Kasus Pengeroyokan Petugas Avsec Bandara Ngurah Rai |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.