Berita Klungkung
Bedah Rumah di Klungkung Tahun Ini Dianggarkan Rp2,5 M, Prioritaskan Disabilitas
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung tahun ini menganggarkan Rp2,53 Miliar
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung tahun ini menganggarkan Rp2,53 Miliar untuk program bedah rumah.
Program ini nantinya akan dipriositaskan untuk warga yang tinggal di rumah tidak layak huni, terutama kaum disabilitas dari keluarga kurang mampu.
Baca juga: Kebakaran TPA Sente Klungkung Timbulkan Kabut Asap, Warga Diminta Mengungsi
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Gusti Agung Putra Mahajaya mengatakan, dengan anggaran Rp2,53 Miliar tidak semua usulan bedah atau rehab rumah mampu teralisasi tahun ini.
Dari data di Dinas Sosial, tahun 2024 ini, sebanyak 212 usulan bedah rumah dan 39 rehab rumah, namun hanya 50 bedah rumah dan 19 rehab yang bisa ditangani.
Baca juga: DBD Mulai Marak di Klungkung, Dinas Kesehatan Sebar Bubuk Abate Secara Massal
"Kami harus tentukan skala prioritas. Jadi yang tertangani merupakan rumah yang benar-benar sudah tidak bisa ditempati lagi, kemudian rumah yang ditempati oleh penyandang disabilitas," ungkap Gusti Agung Putra Mahajaya, Jumat (26/1/2024).
Untuk proses pembangunan bedah dan rehab rumah dilaksanakan selama 3 bulan dimulai 1 Februari sampai 30 April 2024.
Baca juga: Belum Genap Sebulan, Ditemukan Seekor Anjing Rabies di Klungkung
Bedah rumah rumah dianggarkan Rp40 Juta, sementara untuk rehab rumah sebebesar Rp20 Juta.
Sebelum pelaksanaan bedah atau rehab rumah rumah, tim tanggap siaga bencana (Tagana) Klungkung akan membantu proses pembongkaran rumah.
"Nanti tim dari dinsos tentu akan turun rutin untuk monitoring ke penerima bantuan," ungkap Putra Mahajaya.
Baca juga: Petugas Damkar Klungkung Berjibaku Padamkan Kebakaran TPA Sente Hingga Larut Malam
Berdasarkan data Dinas Sosial, Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, sampai saat ini ada sebanyak 3615 masyarakat kategori miskin di Kabupaten Klungkung, dan sudah menikmati bantuan berupa rumah dan rehab rumah gratis. Jumlah terasebut akumulasi 11 tahun terakhir (2013-2024).
Jumlah bedah rumah ditangani oleh Dinas Sosial (Dinsos) sebanyak 1918 unit. Sementara rehab rumah sebanyak 1697 unit dengan pendanaan dari APBD Klungkung ataupun APBN Kementerian Sosial RI.
Baca juga: Rentetan Kejadian Kekerasan Resahkan Warga Bali, Kepolisian di Klungkung Bubarkan Kumpulan Anak Muda
Sementara I Wayan Losin Prayoga seorang warga asal Desa/Kecamatan Banjarangkan Klungkung, mengaku telah mengajukan bantuan bedah rumah untuk pamannya yang disabilitas.
Beruntung tahun ini, pamannya yang disabilitas mendapatkan prioritas untuk bantuan bedah rumah.
"Saya sudah ajukan awal tahun 2023 lalu, astungkara sudah diberikan (bantuan bedah rumah) tahun ini, agar paman bisa nyaman tidurnya," ungkap dia. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.