TKI Meninggal di Jepang
Keluarga Tunggu Informasi Pemulangan Layon Ida Bagus Subali, Harap Ada Dana Darurat Untuk PMI
Keluarga Tunggu Informasi Pemulangan Layon Ida Bagus Subali, Harap Ada Dana Darurat Untuk PMI
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Kartika Viktriani
"Jadi kita sangat sangat berharap kedepannya Pemprov Bali termasuk Kemenlu menganggarkan dana darurat untuk berbagai permasalahan warganya khususnya yang berstatus TKI di luar negeri seperti untuk kasus meninggal di luar negeri, sakit di luar negeri atau kena musibah kemanusiaan, perang maupun bencana alam terlepas dari legalitas mereka bekerja di luar negeri. Ini agar warganya merasa tetap diberikan perhatian oleh negara," tegasnya.
Untuk diketahui, pihak keluarga sebelumnya sudah berupaya untuk melakukan pemulangan layon dengan berbagai cara.
Namun, usaha memulangkan terkendala anggaran dari KBRI karena biaya pemulangan yang dibutuhkan adalah sekitar Rp85 Juta atau 750.000 Yen.
KBRI Tokyo hanya siap membantu sebagian untuk berbagai biaya lokal yang dikeluarkan di sana (Jepang).
Oleh karena itu, pihak keluarga lantas melakukan penggalangan Dana Punia untuk bisa menutupi biaya pemulangan.
Pihak keluarga sangat mengucap syukur atas Punia yang diberikan Semeton Bali.
Bahkan, nilainya bisa melebihi target penggalangan punia untuk kekurangan dana pemulangan.
Sehingga, saat ini pihak keluarga sedang menunggu informasi dari KBRI Tokyo mengenai jadwal kepulangan Bagus Subali ke Bali untuk selanjutnya menjalani prosesi pengabenan sesuai kepercayaan.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.