Pilkada 2024
Bawaslu Bangli Buka Dua Metode Rekrutmen Panwascam
Dikatakan untuk persyaratan menjadi anggota Panwascam bisa langsung di cek di website Bawaslu Bangli.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangli telah membuka rekrutmen badan ad hoc, Panita Pengawas Kecamatan (Panwascam), Rabu 24 April 2024.
Proses rekrutmen ada dua metode. Yakni eksisting dan pendaftar baru.
Untuk diketahui, eksisting yang dimaksud yakni anggota panwascam Pemilu 2024 yang saat ini masih menjabat.
Sebab masa kerja Panwascam berakhir pada akhir April ini.
Baca juga: Bahas Koalisi Pilkada, Golkar Bangli Inisiasi Pertemuan Dengan Ketua Parpol
Ketua Bawaslu Bangli, I Nengah Muliarta mengungkapkan, sesuai dengan juknis dari Bawaslu RI, ada dua metode dalam rekrutmen badan ad hoc. Yakni eksisting dengan pendaftar baru.
"Untuk teman-teman eksisting ini kita lakukan evaluasi. Pendaftarannya dimulai dari tanggal 23 hingga 27 April. Sementara untuk masyarakat umum yang berminat bergabung menjadi Panwascam, pendaftarannya dimulai pada awal Mei," jelasnya, Rabu 24 April 2024.
Muliarta menyebut, kebutuhan Panwascam di Kabupaten Bangli jumlahnya 3 orang per kecamatan.
Dengan jumlah 4 kecamatan di Kabupaten Bangli, maka total kebutuhan Panwascam sebanyak 12 orang.
"Meski demikian kami harapkan jumlah pendaftar minimal plus dua untuk cadangan. Hal ini untuk mengantisipasi jika ada Panwascam yang di-PAW. Untuk itu kami harapkan warga Bangli yang sudah memenuhi persyaratan, agar segera mendaftarkan diri ke Bawaslu Bangli," ujarnya.
Dikatakan untuk persyaratan menjadi anggota Panwascam bisa langsung di cek di website Bawaslu Bangli.
Sedangkan untuk gaji, komisioner asal Desa Demulih, Kecamatan Susut itu mengatakan sesuai dengan UMK.
"Untuk ketua panwascam gajinya Rp 2,2 juta per bulan. Sedangkan anggota Rp 1,9 juta per bulan. Masa kerja Panwascam pada Pilkada 2024 ini selama 9 bulan," ungkapnya.
Kordiv SDM Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Propinsi Bali, Nyoman Gede Putra Wiratama menambahkan, proses rekrutmen badan ad hoc sama di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Rekrutmen dilakukan melalui dua metode.
"Eksisting terlebih dahulu dievaluasi. Apabila ada eksisting yang tidak memenuhi syarat atau yang tidak ingin bergabung kembali, maka dilakukan rekrutmen terbuka kepada masyarakat di seluruh kabupaten/kota di Bali," ungkapnya.
Dalam hal ini, pihaknya juga mengharapkan masyarakat untuk gabung menjadi Panwascam. Tujuannya agar pengawasan pelaksanaan demokrasi di Kabupaten Bangli pada khususnya, serta Bali pada umumnya bisa berjalan dengan baik. (mer)
Kumpulan Artikel Bangli
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.