Berita Klungkung
TAK Hanya 1, Ternyata Ada 4 Proyek! Masif Pengerukan Tebing Nusa Penida, Pas Sidak Malah Kosong
Camat Nusa Penida, Kadek Yoga Kesuma mengatakan, proyek properti itu berlokasi di Banjar Karangdawa, Kecamatan Nusa Penida.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Aparat gabungan dari Satpol PP Provinsi Bali, Satpol PP Klungkung dan beberapa instansi lainnya sidak ke proyek properti yang mengeruk tebing di Pantai Kelingking, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Selasa (11/6). Namun lokasi proyek sepi saat petugas datang.
Camat Nusa Penida, Kadek Yoga Kesuma mengatakan, proyek properti itu berlokasi di Banjar Karangdawa, Kecamatan Nusa Penida. Lokasinya memang di atas tebing, tidak jauh dari destinasi wisata Kelingking Beach.
Ketika tim gabungan tiba, tidak ada aktivitas di tempat itu. Lokasi proyek sepi tanpa satupun pekerja apalagi aktivitas alat berat. Tampak jelas tebing karang sudah dikeruk menjadi bidang yang datar dan lapang dengan pemandangan hamparan laut lepas.
Di antara bidang datar itu, juga telah dibuat jalan dengan lebar lebih dari empat meter. "Di lokasi tidak ada aktivitas, tidak ada peralatan juga, info dari perbekel sudah lama tidak ada kegiatan di lokasi," ujar Kadek Yoga Kesuma, Selasa (11/6).
Baca juga: VIRAL Pengerukan Tebing Pantai Kelingking, Aparat Tiba Mengecek Tapi Lokasi Proyek Sepi, Kok Bisa?
Baca juga: RICUH di Nusa Penida, Arogansi WNA India ke Para Driver, Tak Mau Antre Foto di Pantai Kelingking!

Selanjutnya, Satpol PP Provinsi Bali akan memanggil pihak pelaksana proyek untuk hadir ke Kantor Satpol PP Provinsi Bali Kamis pekan ini. "Satpol PP Provinsi Bali juga menyambangi beberapa akomodasi wisata di seputaran Desa Bunga Mekar," ungkapnya.
Kepala Satpol PP Klungkung, I Dewa Putu Suwarbawa pengawasan terhadap proyek tersebut melibatkan banyak sektor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pentingnya keterlibatan masyarakat wilayah setempat untuk ikut mengawasi. Satpol PP akan bertindak jika adanya indikasi pelanggaran Peraturan Daerah (Perda).
“Pembangunan di atas tebing itu kami dari Satpol PP sudah kumpulkan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL/UPL) yang diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung yang diajukan pihak pengembang tahun 2019,,” jelas Suwarbawa.
Proyek ini sudah viral di media sosial. Dari unggahan media sosial akun Instagram @balibrpadcast, gambar proyek tersebut diambil dengan menggunakan drone. Tampak kawasan tebing terjal di selatan Nusa Penida dikeruk, diratakan. Anehnya otoritas desa dan wilayah terkesan membiarkan dan gagap menjawab saat ramai diberitakan.
Postingan tersebut banyak mendapatkan reaksi negatif dari netizen. Pembangunan dinilai justru merusak keasrian alam Nusa Penida. "Lama lama panoramanya hilang tergantikan properti," tulis netizen dengan nama akun @c.kurniawan.

Netizen lain memperingatkan dampak dari proyek tersebut. "Percuma, yang menikmati juga hanya segelintir orang berduit. Nanti kalau alam murka, kita yang terkena dampaknya. Yang punya duit mah tinggal kabur," tulis pemilik akun @agustinusbambangjusana.
Hal serupa diungkapkan pemilik akun @omankoren. Ia mengatakan, pada saatnya alam akan mencari jalannya untuk menemukan titik keseimbangan. Ia mengingatkan dengan kekuasaan sang waktu. "Alam akan mencari keseimbangannya sendiri. Kita tinggal menunggu," tulisnya.
Bahkan netizen ramai menuliskan tagar #stopdestroybali atau yang berarti berhenti hancurkan Bali sebagai reaksi atas maraknya eksploitasi terhadap alam di Bali. Untuk pulau kecil seperti Bali, sudah seharusnya pembangunan dikontrol agar kelestarian alam tetap terjaga.
Permasalah yang sama juga terjadi sebelumnya di Nusa Penida. Dua akomodasi wisata mengeruk tebing untuk membuat tangga menuju ke Pantai Diamond, wilayah Banjar Pelilit, Desa Pejukutan. Dalam aktivitasnya tersebut, kedua akomodasi wisata itu belum mengurus izin lingkungan. (mit)
Ada Empat Titik di Pantai Kelingking
Aparat gabungan menemukan empat proyek fisik di kawasan tebing Pantai Kelingking, dan beberapa di antaranya sampai mengeruk dan merubah kondisi tebing.
Sampan Barang Tenggelam di Kusamba, Kerugian Rp1 Miliar, BPBD Ingatkan Potensi Ombak Tinggi |
![]() |
---|
Detik-Detik Sampan Pecah di Kusamba Klungkung, Ombak Setinggi 4 M Menghantam, Sampan Pecah Jadi 2 |
![]() |
---|
DRAMATIS! Sampan Pecah Dihantam Ombak di Kusamba Klungkung, ABK Hingga Buruh Terjun ke Laut |
![]() |
---|
Sekda Klungkung Bali Lantik Pejabat Fungsional Humas, Tekankan Pentingnya Disiplin |
![]() |
---|
Waspada Demam Tinggi Disertai Ruam, 11 Kasus Suspect Campak di Klungkung Diperiksa di BLK Surabaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.