Mantan Bupati Jembrana Meninggal Dunia
MISTERI Kematian Mantan Bupati Jembrana & Istri di Jalan Gurita Sesetan, Simak Kronologi Lengkapnya!
Kepala Lingkungan Karya Dharma Sesetan, Putu Gede Igar Bramandita menuturkan, kedua jenazah ditemukan di ruangan berbeda.
IB Lilik Sudirga mengatakan, kabar duka meninggalnya sang kakak dan istrinya justru agak aneh menurut pihak keluarga. Sebab keduanya meninggal secara bersamaan.
Diceritakan dia, peristiwa berawal saat anak IB Ardana bernama Windi berkunjung ke rumah orang tuanya di Sesetan, Denpasar, Kamis (8/8). Ia datang bersama suaminya.
"Setelah ditelepon-telepon ibunya tidak angkat HP. Selanjutnya suaminya naik pagar dan ditengok, ternyata ibunya dilihat dalam kondisi tidur, tidak bergerak, pakai selimut yang posisinya ada di kamar," ujarnya.
Mendapati hal tersebut, suami Windi melapor pada Ketua Lingkungan setempat. Hingga tidak berselang lama, ketua lingkungan bersama polisi dan pecalang tiba, dan selanjutnya mendobrak pintu. "Setelahnya dilihatlah kakak (IB Ardana) meninggal dalam posisi telentang di belakang rumah. Jadi berbeda ini (jenazahnya ditemukan), kakak berada di halaman rumah, sedangkan istrinya di dalam kamar," sebutnya.
IB Lilik Sudirga mengatakan, kakak pertamanya itu sejatinya tidak memiliki riwayat penyakit. Walaupun diakui ada gangguan di kaki pasca menjabat sebagai bupati periode ke dua. "Kalau penyakit dalam tidak ada," ujarnya.
Pihaknya mengatakan, tidak ada firasat negatif apapun terkait kabar duka ini. Dikatakan pula bahwa tidak ada barang hilang di rumah. "Informasinya tidak ada barang hilang. Tapi sekarang masih dicek lagi oleh kepolisian," katanya.
Sampai sekarang jenazah IB Ardana masih dititip di kamar jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah (RSUP Sanglah) dan rencananya hari ini diautopsi.
Perkembangan selanjutnya, IB Lilik Sudirga mengaku belum tahu bagaimana tindaklanjut daripada itu. "Kita baru akan tahu setelah mendapat laporan resmi dari polisi terkait hasil pemeriksaan autopsi dan lain sebagainya. Apapun hasil dari polisi, itu akan digunakan sebagai acuan dasar melanjutkan prosesi dan sebagainya," ujarnya.
IB Ardana merupakan anak sulung dari 10 bersaudara. Semasa hidup, IB Ardana dikenal sangat komunikatif, membina baik saudara-saudaranya, serta disiplin untuk menggalang kebersamaan dengan keluarganya.
Prestasi almarhum selama menjadi bupati pun tergolong mentereng. Sebab pernah mendapatkan dua penghargaan nasional terbaik saat pemerintahan Presiden Soeharto, yakni Parasamya Purnakarya Nugraha. "Pembangunan terbaik di Bali yang dilakukan di Bali yang ada di Kabupaten/Kota di Bali," ungkapnya.
Sesuai rencana kremasi IB Ardana akan dilaksanakan di Denpasar. Sebab menurut anaknya, kondisi jenazah sudah tidak memungkinkan dibawa ke Singaraja. "Setelahnya baru abunya dibawa ke sini untuk dilanjutkan prosesi palebon. Untuk kapannya belum ada tanggal. Karena kami harus konsultasi dulu ke peranda di Sanur dan Ubud," tandasnya. (mer)

Dikenal Sosok Tegas dan Disiplin
KELUARGA besar Pemkab Jembrana berduka. Sebab, Bupati Jembrana Periode 1980-1990, Ida Bagus Ardana diketahui meninggal dunia, Kamis (8/8) malam.
Bupati Ardana dikenal sebagai sosok yang tegas, disiplin dan bertekad memajukan Jembrana saat itu. Bahkan, pada masa pemerintahannya saat itu, Pemkab Jembrana meraih penghargaan Purnakarya Nugraha karena pembangunannya untuk kesejahteraan masyarakat.
Polisi Belum Bisa Ungkap Pembunuh Pasutri Eks Bupati Jembrana, Petunjuk Sudah Ada, Soal Harta? |
![]() |
---|
BABAK Baru Kasus Tewasnya Pasutri Mantan Bupati Jembrana, Anak dan Keluarga Turut Diperiksa |
![]() |
---|
Misteri Tewasnya Eks Bupati Jembrana & Istri Kedua Menemui Titik Terang, Ini Beber Polisi |
![]() |
---|
Fakta Baru Kasus Tewasnya Mantan Bupati Jembrana, Tulang Rusuk Patah, Istri Tewas Dibekap |
![]() |
---|
HASIL Autopsi Ada Kekerasan pada Mantan Bupati Jembrana, Tulang Rusuk Patah & Istri Tewas Dibekap! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.