Berita Bali
Desak Made Rita Ingin Suguhkan Emas Bagi Bali di PON Aceh Sekaligus Pecahkan Rekor Pribadinya
Desak Made Rita Ingin Suguhkan Emas Bagi Bali di PON Aceh Sekaligus Pecahkan Rekor Pribadinya
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, ACEH - Atlet panjat tebing andalan Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi berhasil lolos ke babak final 8 besar dalam nomor Speed World Record Putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024.
Desak mampu memberikan performa terbaiknya dalam pertandingan yang disaksikan langsung oleh Pj Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh, pada Selasa 10 September 2024.
Baca juga: Taktik Manchester United di Jeda Internasional, Rencana Ambisius Incar 4 Pemain Baru di 2025
Dalam babak kualifikasi, atlet Olimpiade Paris 2024 ini finish di posisi kedua waktu terbaik, di mana Desak mencatatkan waktu 6,69 detik.
Di atas Desak terdapat rekannya sesama atlet Olimpiade yakni Rajiah Sallsabillah dari Banten tampil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 6,56 detik.
Baca juga: Performa Fisik Mateo Kocijan dan Dedi Kusnandar Mumpuni, Pelatih Persib Kaget Dengan Pemain Ini
Dijumpai Tribun Bali usai tampil dalam babak kualifikasi, Desak mengaku bertekad kuat mempersembahkan medali emas untuk Bali sekaligus memecahkan rekornya.
"Tadi Banten yang catatan terbaik, untuk kualifikasi ini lumayan atlet provinsi lain, Di kualifikasi ini saya menampilkan yang terbaik dan untuk final nanti pastinya saya ingin memperolehkan medali untuk Bali, dan pastinya emas," ungkap Desak.
Desak juga menyampaikan rasa terima kasihnya mendapatkan atensi langsung dari Pj Gubernur Bali yang sengaja hadir langsung untuk menyaksikan penampilan Desak sebelum kembali bertolak ke Bali.
"Saya berterima kasih kepada Pj Gubernur karena menyempatkan waktu untuk memberikan support bagi saya dan temen - temen atlet Bali lainnya, dan terima kasih untuk doanya masyarakat Bali kepada saya, dan saya meminta terus didoakan dan dukung kami atlet Bali di PON Aceh Sumut," ucap dia.
Selain emas, Desak juga memiliki target pribadi memecahkan rektor waktu tercepat yang pernah ia capai sebelumnya.
"Untuk waktu secepat mungkin, kalau bisa pecah lagi, waktu terbaik saya itu 6,36 detik di Olimpiade Paris kemarin dan saya harap ini bisa memecahkan dan dapat medali emas untuk Bali," bebernya.
Desak tak ingin jumawa, baginya atlet-atlet yang masuk ke dalam 8 besar PON ini memiliki kualitas dan berpeluang meraih medali sebagai pesaingnya.
"Ada Rajiah, ada Nurul Iqomah, ada dari Riau, ada Jatim, Jateng dan Sulawasi, sebenarnya semua atlet yang berkompetisi di sini punya peluang meraih medali dan untuk saya lebih ke fokus diri sendri untuk memberikan penampilan terbaik," ungkapnya.
Dalam panjat tebing apapun bisa terjadi, hal itu tidak bisa dipungkiri, berkaca dalam dua nomor, saat putri beregu, Desak sempat mengalami false start, kemudian saat kualifikasi perorangan putri hari ini, Desak juga sempat terpeleset.
MR Diamankan, 1 Pelaku Diduga Provokator Pengeroyokan Petugas Avsec Bandara Ngurah Rai Ditangkap! |
![]() |
---|
Pemerintah Pusat dan ADB Lirik Pembangunan Bandara Bali Utara, Dorong Pengembangan Infrastruktur |
![]() |
---|
DIREKTUR Mie Gacoan Tak Lagi Tersangka, Polda Bali Resmi Hentikan Kasus LMK Selmi & Mie Gacoan Bali |
![]() |
---|
NUANU Creative City Bantah Sejumlah Hasil Sidak Komisi 1 DPRD Bali, Ini Penjelasan Lengkapnya! |
![]() |
---|
Penyandang Disabilitas Capai 25.963 Orang, Dinsos P3A Bali Ajak Semua Pihak Berkolaborasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.