Berita Karangasem

Kisah Galung Berbagai 1 Kasur untuk 4 Orang, Akhirnya Dapat Kasur Dari ZAP Clinic di Karangasem

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali menyebutkan, bahwa Karangasem masih menjadi kabupaten termiskin di Bali. 

|
ISTIMEWA
Galung (tengah) saat menerima bantuan kasur, bantal dan selimut dari ZAP Clinic dan ditemani Founder Kakak Asuh. 

“Kami (Kakak Asuh) bantu dengan bekal Rp100 ribu per bulan, itu pun sumbangan sukarela anak-anak atau relawan kami,” sebutnya. 

Para kakak asuh juga selalu menyempatkan diri hadir, untuk mengecek dan menyemangati anak-anak agar sekolah rajin dan belajar yang baik, demi masa depan mereka.

“Kadang kami bantu uang bensin, bahkan SPP pun kami bantu,” sebutnya. Ia berharap semakin banyak donatur bisa menyumbangkan nafas bagi anak-anak ini, mengingat angka putus sekolah di Bali masih tinggi. 

Krisna menyebutkan, angka putus sekolah di Bali sekitar 1.000an, dan dominan di wilayah Karangasem serta Singaraja.

“Nah di Singaraja relawan kami masih minim, kalau ada yang jadi relawan mau saya sangat senang,” katanya. Sementara total relawan aktif saat ini berkisar 25-30an orang. 

Dan para relawan ini menjadi kakak asuh bagi setidaknya 115 anak didik, di wilayah Bangli dan Karangasem. Untuk Karangasem saja, ada 8 wilayah dan terutama memang di Bebandem.

“Target kami supaya mereka sekolah sampai 12 tahun sampai tamat, sehingga membantu peningkatan SDM mumpuni di Karangasem,” sebutnya sembari mengatakan, jika ingin donasi bisa DM Instagram Kakak Asuh. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved