Berita Klungkung
BAU Menyengat Hingga Marak Anjing Liar, Tokoh Warga Desa Pikat Protes! Tuntut Tutup TPA Sente
Sebagai buntut kekecewaan, bahkan tokoh masyarakat hendak mengembalikan sampah itu ke Kantor Bupati Klungkung.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Menurutnya selama ini masyarakat di sekitar sangat menderita dengan keberadaan TPA Sente. Bukan hanya bau, warga terganggu asap sampah karena TPA Sente kerap terbakar. Belum lagi lalat-lalat, hingga tegalan warga yang tidak produktif karena sampah.
"Ini lalat-lalat penyakit dari TPA. Lihat tegalan warga tidak ada berbuah, pisang semua kena virus karena keberadaan TPA ini. Kalau berkenan, silakan bapak-bapak menginap di desa kami, ikut rasakan bagaimana warga kami malam-malam hirup bau TPA, dihinggapi lalat juga," ungkap Mandia.
Ia pun meminta komitmen pemerintah, untuk menepati janji tidak membuang sampah lagi ke TPA Sente. Jika kedapatan masih ada yang membuang sampah ke TPA Sente, warga tidak segan-segan akan menutup akses jalan ke TPA Sente.
Sementara Pj Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika, dirinya telah melakukan rapat terbatas dengan forkopinda (Forum Pimpinan Perangkat Daerah) dan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait masalah sampah di TPA Sente.
Ia telah meminta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LHP), I Nyoman Sidang untuk memastikan sampah yang dibawa ke TPA Sente oleh desa maupun pasar merupakan residu. Atau sampah yang tidak bisa diolah seperti pampers ataupun kaca.
"Kepala desa akan saya minta buat pernyataan, kalau yang dibawa ke TPA Sente merupakan residu. Saya juga telah koordinasi dengan Kajari, berdasarkan aturan UU 18 Tahun 2008, bisa diberikan pidana bagi orang atau kelompok masyarakat yang melakukan pelanggaran terkait pembuangan sampah. Ini nanti ditegakan sebagai efek jera," ungkap Jendrika.
Sementara penanganan sampah, Pemda Klungkung merencanakan pengadaan alat pengelolaan sampah dengan teknologi berbasis thermal dan memiliki spesifikasi yang sudah mendapat sertifikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup.
"Kapasitas mesin ini mampu kelola sampah sampai 20 ton perhari. Saya mohon masyarakat memberikan kesempatan kami untuk berproses," ungkap Jendrika. (mit)
Sampan Barang Tenggelam di Kusamba, Kerugian Rp1 Miliar, BPBD Ingatkan Potensi Ombak Tinggi |
![]() |
---|
Detik-Detik Sampan Pecah di Kusamba Klungkung, Ombak Setinggi 4 M Menghantam, Sampan Pecah Jadi 2 |
![]() |
---|
DRAMATIS! Sampan Pecah Dihantam Ombak di Kusamba Klungkung, ABK Hingga Buruh Terjun ke Laut |
![]() |
---|
Sekda Klungkung Bali Lantik Pejabat Fungsional Humas, Tekankan Pentingnya Disiplin |
![]() |
---|
Waspada Demam Tinggi Disertai Ruam, 11 Kasus Suspect Campak di Klungkung Diperiksa di BLK Surabaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.