Makan Siang Gratis di Bali

Terkejut MBG Sudah Jalan Seminggu, Pangdam IX/Udayana Cek Program MBG di Jembrana

Terkejut MBG Sudah Jalan Seminggu, Pangdam IX/Udayana Cek Program MBG di Jembrana

ISTIMEWA
BERTEMU SISWA - Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni mengecek program MBG sekaligus bertemu dengan siswa SMPN 2 Negara, Jembrana belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM  - Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Jembrana masih terus berjalan. Bahkan, pelaksanannya langsung dipantau oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni.

Kedatangannya juga untuk memastikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sehat bekerja secara maksimal. Sehingga penerima manfaat program dari Prabowo-Gibran ini merasakan program pemerintah.

Mayjen TNI Muhammad Zamroni langsung menuju dapur sehat milik yayasan BBG (Boga Bahagia Jembrana) didampingi pejabat Kodam IX/Udayana disambut Bupati I Nengah Tamba bersama Forkopimda Jembrana. Di sana, ia melakukan pengecekan SPPG Dapur Sehat.

Kunjungan dilanjutkan ke SMPN 2 Negara untuk melihat langsung program ini sampai ke penerima manfaat yakni siswa yang ada di Kecamatan Negara.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan Dapur Sehat berjalan sesuai dengan rencana dan memastikan kesiapan seluruh stakeholder dalam mendukung mekanisme pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming.

Baca juga: Suara Gemuruh, Plafon Kelas TK Semarapura Tengah Jebol, Siswa Terpaksa Belajar di Luar Kelas

Baca juga: Antari Sekeluarga Pilih Mengungsi, Batu Berukuran Besar Hantam Rumah Milik Warga di Desa Paksebali

BERTEMU SISWA - Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni mengecek program MBG sekaligus bertemu dengan siswa SMPN 2 Negara, Jembrana belum lama ini.
BERTEMU SISWA - Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni mengecek program MBG sekaligus bertemu dengan siswa SMPN 2 Negara, Jembrana belum lama ini. (ISTIMEWA)

Mayjen Zamroni menyatakan sangat antusias dengan program makan bergizi gratis, karena ide awal pemerintah itu dapur-dapur ini didirikan di tanah-tanah TNI. Para komandan Kodim yang mengorganisir dan mengatur dimana akan titik-titik, akan pembangunan dapur serta distribusinya ke titik-titik mana saja.

Di wilayah Bali ini, Pangdam menyebut Kodim yang pertama mendirikan dapur itu di Karangasem.

"Tetapi saat implementasi, kita dikejutkan bahwa di Jembrana pelaksanaan program ini sudah lebih dulu bahkan sudah berjalan selama satu minggu. Jadi yang Karangasem itu baru bergerak kemarin dan kita tinjau pelaksanaannya belum optimal, masih mencari pola yang baik," ucapnya kemarin.

Jenderal TNI Bintang Dua tersebut mengaku terdapat perbedaan yang mencolok antara dapur sehat di Jembrana dengan Karangasem. Terutama pada tenaga kerja yang di dapur jauh lebih efisien dan tidak semrawut dibandingkan dengan Karangasem, karena baru bergerak kemarin. 

"Jadi saya kira di Jembrana sudah berpengalaman, sudah seminggu berjalan dan sudah terpola dengan baik. Mudah-mudahan ini bisa kita tingkatkan kualitasnya mulai dari pelayanan, kualitas makanan sehingga program pemerintah yang sangat baik ini bisa bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan keluarga kurang mampu," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati I Nengah Tamba mengucapkan terimakasih atas kunjungan Pangdam IX/Udayana Ke Jembrana melihat secara langsung proses bagaimana dapur penyedia daripada makan bergizi yang sudah berjalan 1 minggu di Jembrana.

"Astungkara, beliau (Pangdam IX/Udayana) sudah melihat dan menilai secara langsung dari dapur di Yayasan BBG (Boga Bahagia Jembrana) sampai proses distribusi dan pelaksanaan MBG di SMP Negeri 2 Negara," tutupnya. (mpa) 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved