PMI Meninggal Dunia

JENAZAH PMI Asal Jembrana Tiba di Rumah Duka, Pengabenan Sudiarna 14 Februari, Relawan Dharma Bantu

Rencananya, pihak keluarga bakal melangsungkan upacara pengabenan pada Jumat (14/2) depan atau bertepatan dengan hari Valentine.

Istimewa/Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana.
JENAZAH TIBA - Suasana saat proses pemulangan jenazah PMI asal Jembrana, I Nyoman Sudiarna di Bandara Ngurah Rai Bali, Sabtu (8/2) kemarin. Pihak keluarga berencana melaksanakan prosesi pengabenan pada Jumat (14/2) mendatang. 

TRIBUN-BALI.COM - Jenazah PMI asal Jembrana, I Nyoman Sudiarna (51) akhirnya tiba di rumah duka, Sabtu (8/2) malam.

Kedatangan almarhum yang sebelumnya meninggal dunia karena kecelakaan kerja di Jepang tersebut disambut pihak keluarga, kerabat hingga krama adat. Rencananya, pihak keluarga bakal melangsungkan upacara pengabenan pada Jumat (14/2) depan atau bertepatan dengan hari Valentine.

Kabid Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja (P3T) Disnakerperin Jembrana, I Putu Agus Arimbawa menjelaskan, proses pemulangan jenazah PMI asal Jembrana yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja di Jepang berjalan dengan aman dan lancar.

Penjemputan ke Bandara dihadiri oleh pihak keluarga inti, Ketua Umum Puskor Hindunesia, Ida Bagus Ketut Susena serta perwakilan Pemprov Bali serta BP3MI Bali.

Agus menuturkan, jenazah riba di Bandara Ngurah Rai Bali pukul 17.50 Wita. Kemudian dilanjutkan dengan proses administrasi hingga clearing dokumen di Terminal Cargo Internasional dan dilanjutkan dengan penyerahan ke pihak keluarga, Puskor Hindunesia dan BP3MI sekitar pukul 19.07 Wita. 

Baca juga: JENAZAH Sudiarna Dipulangkan ke Jembrana, PMI Meninggal Setelah Tertimpa Loader di Jepang

Baca juga: TERANCAM Pidana Seumur Hidup, AB dan NU Terbukti Kuasai 6 Gram Paket Sabu-sabu Diringkus Goak Poleng

"Setelah selesai, dilanjutkan dengan perjalanan menuju rumah duka. Kira dari Pemkab Jembrana memfasilitasi dengan ambulance," kata Agus saat dikonfirmasi, Minggu (9/2).

Dia melanjutkan, sekitar dua setengah jam perjalanan, jenazah akhirnya tiba di rumah duka di Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana sekitar pukul 21.45 Wita. Jenazah disambut oleh sanak keluarga, kerabat hingga krama adat setempat. 

"Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan jenazah oleh petugas BP3MI Bali kepada keluarga," sebutnya. 

Menurut penuturan keluarga, kata Agus, prosesi upacara pengabenan rencananya bakal digelar pada Jumat mendatang di Setra Desa Adat setempat. 

"Kami menyampaikan belasungkawa pada keluarga korban. Mengingat beliau adalah pahlawan devisa kami. Dan tentunya kami juga mendoakan agar upacara pengabenan berjalan lancar nantinya," ucapnya. 

Di kesempatan tersebut, Pemkab Jembrana juga menyampaikan kepada masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri agar mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku. 

"Kami harap berangkat secara prosedural. Ini untuk mengantisipasi ketika terjadi sesuatu di tempat kerja (luar negeri) tidak akan kesulitan dalam penanganannya," imbaunya. (mpa)

Misi Kemanusiaan

Puskor Hindunesia melalui relawan dharma terus berkomitmen untuk membantu Semeton Hindu selama ini. Sedikitnya, misi kemanusiaan relawan dharma sudah dilakukan sebanyak 15 kali. Terakhir, Puskor juga membantu proses pemulangan PMI asal Jembrana, I Nyoman Sudiarna (51) yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di Jepang. 

Puskor Hindunesia berharap kedepannya organisasi dengan misi kemanusiaan ini semakin banyak didukung banyak umat se-dharma dalam bentuk mengadvokasi, mendampingi, berjuang bersama memperjuangkan terhadap berbagai kasus umat se-dharma yang perlu diatensi.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved