Cuaca Ekstrem di Bali
21 BENCANA Pohon Tumbang Kepung Buleleng dalam Sehari, Akibat Angin Kencang 19 Maret 2025!
Dalam sehari, ada puluhan dampak yang dilaporkan akibat musibah ini. Mulai dari pohon tumbang menimpa warung hingga menimpa kendaraan pribadi warga.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Wilayah Kabupaten Buleleng, dilanda musibah angin kencang pada Rabu (19/3/2025).
Dalam sehari, ada puluhan dampak yang dilaporkan akibat musibah ini. Mulai dari pohon tumbang menimpa warung hingga menimpa kendaraan pribadi warga.
Informasi yang dihimpun, pohon tumbang terjadi pertama kali sekitar pukul 05.30 Wita di Jalan Melati, Kelurahan Banjar Jawa, Kecamatan Buleleng.
Pohon berjenis canging dengan diameter 30 centimeter roboh menimpa warung dan rombong milik warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Buleleng, Ketut Yudistira dikonfirmasi mengungkapkan, dampak pohon tumbang menimpa warung milik Mulik Kurniawan dan rombong milik Maimunah.
Baca juga: KOSTER Tegaskan Driver Pariwisata Wajib Pakai Plat DK dan KTP Domisili Bali
Baca juga: HUJAN Disertai Angin Kencang, Bale Kulkul, Bale Pesantian dan Bale Gong di Pura Watu Klotok Roboh
"Tumbangnya pohon tersebut, selain disebabkan angin kencang juga karena pohon yang sudah lapuk. Walau demikian peristiwa itu tidak mengakibatkan korban jiwa," jelasnya.
Selain di Kelurahan Banjar Jawa, peristiwa serupa juga terjadi di di Jalan Sudirman, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng.
Pohon jenis Glodongan tumbang menimpa mobil Honda BR-V, dengan nomor polisi DK 1034 OI milik Putu Agus Priandana Putra.
Tumbangnya pohon tersebut diakui mengakibatkan kemacetan, bahkan arus lalu lintas juga dialihkan. Sebab pohon tersebut menutup badan Jalan Sudirman.
"Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, melakukan proses evakuasi," ucapnya.
Lebih lanjut, dalam sehari ini pihaknya menerima 21 laporan pohon tumbang, yang seluruhnya merupakan dampak bencana angin kencang.
Sayangnya Yudistira belum bisa mengungkap data kerugian akibat bencana ini, sebab masih dalam proses rekapitulasi.
"Mengenai data kerugian masih proses rekapitulasi. Sebab bencana angin kencang disertai hujan terjadi dalam waktu hampir bersamaan. Sehingga petugas kami juga fokus melakukan evakuasi material," katanya.
Mengingat musibah angin kencang masih akan terjadi, Yudistira mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat hendak bepergian keluar rumah.
"Masyarakat harus berhati-hati di jalan terutama dekat pohon besar. Termasuk untuk tidak parkir di bawah pohon," ujarnya. (mer)
Perubahan Iklim, Distan Bali Siapkan Strategi Adaptasi dan Mitigasi untuk Sektor Pertanian |
![]() |
---|
Dapur Warga Ambruk, Senderan Jalan Nasional Jebol, Warga Mengungsi, Dampak Hujan Deras di Jembrana |
![]() |
---|
Bali Dilanda Cuaca Ekstrem Beberapa Hari Terakhir, Ternyata Ini Penyebabnya |
![]() |
---|
Dua Orang Ditemukan Meninggal Dunia, Nelayan Jembrana Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem |
![]() |
---|
Selama Maret 2025, Gianyar Dilanda 83 Bencana Alam |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.