Berita Klungkung

Polisi Kerahkan Kekuatan Penuh, Patroli dan Tindak Aksi Kebut-kebutan di Kawasan PKB Klungkung

Ini merespon keluhan masyarakat, terhadap maraknya aksi speeding atau kebut-kebutan, hingga balap liar di kawasan tersebut.

istimewa
PENINDAKAN - Aparat melakukan penindakan terhadap aksi speeding di wilayah jembatan merah PKB di Klungkung, Sabtu (10/5). 

TRIBUN-BALI.COM  - Polres Klungkung mengerahkan pasukan gabungan, untuk melakukan patroli dan penindakan di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB). Ini merespon keluhan masyarakat, terhadap maraknya aksi speeding atau kebut-kebutan, hingga balap liar di kawasan tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, dalam penindakan ini tim gabungan dikerahkan mulai dari Satuan Lalu Lintas, Satuan Samapta, Satuan Reskrim, Satuan Intelkam, serta personel dari Polsek Klungkung dan Polsek Dawan. 

Patroli dan penindakan dilakukan di 5 titik strategis yaitu pintu gerbang PKB, jalur tengah, bundaran PKB wilayah Dawan, jalur jembatan merah, pintu gerbang PKB Jumpai Wilayah Klungkung.

Baca juga: KKP Tangkap Kapal Berbendera China dan Amankan 6 ABK di Pelabuhan Benoa

Baca juga: PETANI Gianyar Tak Dapat Ganti Rugi! Tak Mau Ikut Asuransi, Serangan Hama Tikus Bikin Merugi

“Kegiatan ini merupakan bentuk langkah preventif dan represif kepolisian dalam merespons keluhan masyarakat, terhadap maraknya pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan gangguan ketertiban umum,” ujar Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Nyoman Budiasa, Minggu (11/5).

Dengan patroli dan penindakan ini, pihakmya harap masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Termasuk mencegah aksi kebut-kebutan hingga balapan liar di kawasan PKB.

Sementara Kasat Lantas Polres Klungkung, AKP Untung Laksono mengatakan, personel Polres Klungkung secara rutin melakukan patroli di kawasan tersebut.

Namun dia mengaku masih saja ada aksi kebut-kebutan balap liar di kawasan tersebut. Itu karena oknum pengunjung yang didominasi para remaja, kucing-kucing dengan aparat dalam melakukan aksi kebut-kebutan. 

“Jadi saat aparat datang, mereka bubar. Saat petugas pergi, mereka kembali lakukan aksi kebut-kebutan,” jelasnya. Sementara barier yang dipasang kepolisian di kawasan PKB juga raib meskipun telah diisi pemberat dengan pasir.  

Untung Laksono menambahkan, Polres Klungkung juga telah memasang puluhan barrier di pintu masuk PKB, tepatnya di arah menuju Desa Jumpai.

Dikarenakan kawasan itu juga sering digunakan untuk parkir truk yang juga mendapat keluhan masyarakat. Namun ada sebanyak 24 barrier milik Polres Klungkung justru hilang.

“Sampai saya lem juga penutupnya biar tidak bisa dikeluarkan pasirnya, ternyata hilang juga. Harganya lumayan itu, lebih dari Rp 800 ribu per unitnya,” ungkap Untung Laksono.

“Bahkan mereka sampai menggunakan drone untuk memastikan keberadaan kami. Ketika kami sudah pergi dari lokasi tersebut, mereka kembali beraksi,” jelas Kapolres Klungkung, AKBP Alfon Letsoin belum lama ini.

Pihaknya meminta partisipasi masyarakat agar mau melaporkan bila terjadi aksi balap liar di kawasan tersebut. Mengingat aksi yang dilakukan mereka sangat berbahaya. 

Sementara itu, pihak kepolisian melakukan tindakan tegas yaitu razia kasat mata hingga larut malam dan mengamankan sebanyak 19 sepeda motor pada saat kelulusan sekolah di Klungkung.

Kasat Lantas Klungkung, AKP Untung Laksono mengatakan, patroli dilakukan hingga Sabtu (10/5) malam. Saat itu aparat menerima informasi adanya konvoi kelulusan sekolah dan berujung aksi speding hingga geber motor di kawasan By Pass Ida Bagus Mantra.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved