Penembakan di Badung

Amankan 17 Selongsong Peluru, Tim Gabungan Kejar Pelaku Penembakan 2 WNA di Munggu Badung

Polda Bali mempersempit ruang gerak pelaku penembakan dua Warga Negara Asing (WNA) asal Australia di Villa Casa Santisya 1 Jalan Pantai Munggu Seseh

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
PENJAGAAN - Aparat kepolisian saat melakukan penjagaan di TKP Villa Casa Santisya 1 Jalan Pantai Munggu Seseh, Gang Maja, Banjar Sedahan, Desa Munggu, Mengwi, Badung pada Senin 16 Juni 2025 

Ia menambhakn saat ini pihaknya fokus agar terduga pelaku tidak keluar dari daerah Bali sehingga pintu keluar masuk sudah dalam penjagaan aparat kepolisian. “Kami harap para pelaku masih di Bali,” ujarnya.

Kombes Ariasandy menyampaikan pihaknya belum bisa memastikan jumlah pelaku dua orang atau lebih. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan alat bukti termasuk CCTV yang mungkin ada di dapat, maka baru bisa disimpulkan jumlah pelakunya. 

“Sementara kita baru menduga-duga saja bahwa sekian orang pelakunya dan segala macam dari keterangan awal yang katanya melihat. Tetapi itu pun kita harus perkuat pada saat pemeriksaan sebagai saksi oleh penyidik,” jelasnya.

“Dugaan kita dua orang, orang mana kita pun sampai sekarang belum tahu. Namun ada dari keterangan di CCTV kita mendengar percakapan seolah-olah pelaku melakukan percakapan dengan bahasa Inggris dengan fasih,” imbuh Kombes Ariasandy. 

Selain dari suara rekaman CCTV, salah satu pelaku fasih berbahasa Inggris ini pun disampaikan oleh salah satu saksi di TKP. Namun pihaknya tidak bisa menyimpulkan bahwa terduga pelaku merupakan WNA.  

“Dari keterangan salah satu saksi yang mendengar ini bahasa Australia fasih tetapi tetap kita berpegang pada hasil scientific investigation nantinya,” ungkapnya.

“Jadi kita tunggu bersama mohon doa dan dukungannya mudah-mudahan kita bisa segera ungkap kasus ini dan mengamankan para tersangka,” kata dia.

Kombes Ariasandy menegaskan ada ranah di penyelidikan yang belum bisa ungkap karena dikhawatirkan mengganggu proses upaya pengejaran para tersangka atau pelaku.

“Rumor ada yang diamankan sementara nihil (tidak ada penangkapan terhadap satu pelaku). Belum ada penangkapan. Anggota kita masih di lapangan upaya pencarian pelaku,” paparnya.

Mengenai seperti apa hasil uji balistik yang dilakukan, Kombes Ariasandy menyampaikan uji balistik sementara di tangan para tim-tim ahli baik dari tim labfor maupun dari forensik Polda Bali.

Dan hasil autopsi atau visum dari Biddokes Polda Bali data masih ada sama mereka dan datanya itu menjadi konsumsi penyidik.   

Sementara itu, Kapolda Bali Irjenpol Daniel Adityajaya menegaskan, Polda Bali bakal berkoordinasi dengan pihak Keimigrasian dan Kepolisian Australia. Hasil Laboratorium Forensik juga masih dinantikan dalam upaya pengungkapan perkara ini.

“Kami berupaya mengungkap perkara itu, karena mengingat ini melibatkan orang aing,” ujarnya. 

Satu korban berinisial SG sudah dipulangkan dari rumah sakit ke BIMC Hospital, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. SG sempat jalani perawatan usai alami penembakan OTK.

Dari informasi yang didapat, korban sempat jalani rawat itensif pasca penembakan. Bahkan saat dirawat korban juga dilakukan penjagaan aparat kepisian.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved