Laptop Chromebook di Bali
Laptop Chromeboox di SDN 2 Melinggih Gianyar Terpaksa Dikanibalisasi, di SMPN 3 Payangan Masih Bagus
Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook menyeret dua entitas bisnis besar, Google dan GoTo tengah didalami oleh Kejaksaan Agung.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sebab sebelum adanya pemberitaan laptop ini, pihaknya biasanya meminjam lab komputer tempat lain, agar siswanya bisa mengikuti ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
"Terlepas dari kekurangannya, saya berterima kasih pada alat itu. Pada saat saya diberikan, laptop ini sangat luar biasa membantu."
"Karena awalnya saat ujian ANBK, kami selalu meminjam laptop pada orangtua yang punya laptop, dan kami pinjam tempat yang punya lab komputer. Pada intinya, produk (Chromeboox) itu bagus bagi yang tak punya," ujarnya.
Namun demikian, tidak semua sekolah yang menerima bantuan laptop Chromeboox tersebut, kondisi laptopnya rusak.
Salah satunya di SMP Negeri 3 Payangan, yang berada di wilayah Desa Buahan Kaja.
Pihak sekolah mengungkapkan, dari 19 unit laptop Chromeboox yang diterima, sampai saat ini semuanya masih berfungsi bagus.
"Laptop Chromeboox yang kami terima ada 19 unit. Saat ini masih beroperasi normal," ujar Kepala SMPN Payangan, Gusti Ngurah Deli.
Ngurah Deli berharap Chromeboox yang ada di sekolahnya tidak mengalami masalah seperti di sekolah lainnya.
Sebab keberadaan laptop Chromeboox ini sangat diandalkan untuk siswa belajar tentang komputer.
Sebab di ketahui, SMP ini berada di pelosok Payangan, dengan anggaran yang dimiliki cukup terbatas, sehingga jika laptop tersebut mengalami kerusakan dan tak bisa diperbaiki, sehingga ditakutkan pihak sekolah tidak memiliki laptop lagi untuk kepentingan belajar-mengajar.
"Laptop Chromeboox ini kita pakai belajar komputer. Keberadaannya sangat membantu, karena wilayah kita di sini agak jauh dari kota," tegasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.