Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

AKSI Protes Demo Damai Warnai Pemilihan Ketua MDA di Buleleng, Ada Apa? Simak Beritanya 

Ini karena salah satu calon, yakni I Nyoman Westha dinilai punya citra buruk, sehingga tidak cocok menjadi calon pengurus. 

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Aksi damai - Krama Desa Adat Banyuasri saat menggelar aksi damai di depan Gedung Wanita Laksmi Graha, Jumat (12/12/2025). Warga meminta transparansi dan menolak pencalonan Nyoman Westha sebagai calon pengurus MDA Buleleng.  

"Kami tetap menerima, menghargai perbedaan pendapat itu. Tapi tidak semua desa adat yang hadir pendapatnya sama. Pada akhirnya keputusannya seperti itu, dan tadi dari desa adat sudah menerima dengan sebaik-baiknya," ucap dia. 

Setelah menjadi Ketua MDA, Westha menegaskan tidak ada istilah menganak-tirikan desa adat. Ia mengatakan, 169 desa adat di Buleleng apabila mau minta pelayanan, maka sudah kewajiban MDA untuk melayani.

"Kami bedakan mana unsur pribadi dan lembaga. Tidak ada unsur pribadi kami campur adukkan dengan lembaga. Tidak ada istilah disepelekan ataupun disampingkan. Kami sebagai orang tua, tetap kami akan memberikan suatu kesempatan, ruang, untuk kerjasama," tegasnya. 

Lebih lanjut pada masa kepemimpinannya, Westha menyebut ada sejumlah program yang akan dilaksanakan. Mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas keprajuruan, dan bagaimana bisa mempertahankan, melestarikan tradisi serta kearifan lokal lewat pendampingan kelian adat di Buleleng

"Kami ingin desa adat yang menjadi primadona para turis mancanegara tetap eksis. Karenanya sebagai pemilik budaya, desa adat wajib dipertahankan melalui penguatan kapasitas prajuru desa adat," tandasnya. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved