Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Dampak Virus Corona, 52 TKA China Pekerja PLTU Celukan Bawang Belum Kembali ke Bali  

Mewabahnya virus corona di China ternyata berdampak pada Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di PLTU Celukan Bawang.

Tayang:
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Vice Manager General Affair Departement PT General Energy Bali saat memberikan keterangan resminya di Kuta, Bali, Kamis (6/2/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Mewabahnya virus corona di China ternyata berdampak pada Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di PLTU Celukan Bawang.

Di mana sebelum keluarnya larangan dari Pemerintah China agar warganya tidak bepergian ke luar negeri dan sebaliknya, sebanyak 56 TKA China di PLTU Celukan Bawang pulang untuk merayakan Imlek.

Namun, begitu larangan tersebut keluar, sebanyak 52 TKA tersebut tertahan tidak dapat kembali ke Bali untuk bekerja mengoperasikan PLTU Celukan Bawang.

Ayah Kaget Lihat Kondisi Adi Saputra Penuh Luka di Ranjang, Ternyata Ada Kejadian ini di Bangli

Ragam Minuman Beralkohol Tradisional Indonesia, dari Arak, Sopi hingga Ciu yang Kadarnya 70 Persen

Tak Kapok Dipergoki Suami Bermesraan Bareng Selingkuh, Ipda SD Kembali Lakukan Hal Serupa di Hotel

Sementara 4 TKA lainnya diizinkan kembali ke Bali oleh Pemerintah China dan lolos screening kesehatan karena mereka merupakan Pimpinan Manajemen dari PLTU China agar operasional dapat terus berjalan seperti biasa.

“Karena harus mengemban dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang sangat penting terhadap operasional PLTU Celukan Bawang sebagai tulang punggung Penyuplai Energi Listrik “Bali Mandiri Energi” maka pada tanggal 1 Februari 2020 ada 4 (empat) personil tiba di Denpasar dalam kondisi sehat,” imbuh Vice Manager General Affair Departement PT General Energy Bali, Indriati Tanu Tanto, Kamis (6/2/2020) saat ditemui di kawasan Kuta.

Distan Tabanan Tunggu Hasil Uji Lab Babi yang Mati Mendadak, Belum Bisa Beri Santunan ke Peternak

PHRI Bangli Nilai Kenaikan Retribusi ke Kintamani Terlalu Tinggi

Jaga Harga Jelang Galungan, Badung Gelar Pasar Murah Jual Berbagai Kebutuhan Pokok

Ia menyampaikan dari hasil pemeriksaan medis dan dinyatakan oleh BIMC Siloam Nusa Dua atas hasil Confidential General Medical Check Up pada tanggal 4 Februari 2020 dinyatakan sehat dan tidak tidak ada infeksi virus corona.

Saat ini ke-4 TKA China tersebut tengah menjalani observasi dan masa karantina hingga 14 hari ke depan di suatu tempat yang jauh dari interaksi banyak orang.

Selain itu, mereka juga dipantau terus kesehatannya oleh tim medis bentukan manajemen sesuai rekomendasi Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Pengambilan Sumpah Satgas PTSL Denpasar, Targetkan Tahun 2020 Semua Lahan di Denpasar Tersertifikat

Virus Corona Diprediksi Akan Jadi Wabah Pandemik, Sangat Mudah Menular dan Semakin Sulit Diisolasi?

Tuntut Tolak RUU Omnibus Law, Kirab Akan Gelar Aksi Lebih Besar, Jika Gubernur Bali Tak Lakukan Ini

Sementara untuk 52 TKA lainnya mengikuti arahan larangan pemerintah China dan Pimpinan PLTU yang menginstruksikan kepada para TKA tersebut untuk tidak kembali bekerja sampai situasi dan kondisi dinyatakan aman oleh pihak yang berwenang dari Pemerintah Cina dan Pemerintah Indonesia.

“Rata-rata TKA China di sini berasal dari Shanghai dan Beijing. Tidak ada dari Wuhan yang menjadi daerah munculnya virus corona,” imbuhnya.

Selain itu Pemerintah Indonesia memutuskan menutup sementara semua penerbangan dari dan ke China tanggal 5 Februari 2020 mulai pukul 00.00.

Sewa Kios dan Los Pasar Badung Ditentukan Setelah KSP Tanda Tangan

Selundupkan 496,93 Gram Sabu dari Aceh, Supriadi Pasrah Divonis 15 Tahun Penjara

Menanggapi itu menurut Indriati, Pimpinan PLTU Celukan Bawang mematuhinya sehingga para TKA yang masih belum kembali, otomatis tidak akan bisa kembali bekerja di PLTU Celukan Bawang.

“Belum kembalinya mereka untuk bekerja tidak mengganggu operasional PLTU Celukan Bawang hingga saat ini masih berjalan normal seperti biasa,” ungkapnya.

Kani juga telah telah melakukan tindakan antisipasi dengan menghubungi pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dan meminta petunjuk prosedur penanggulangan penyebaran virus corona di dalam area PLTU Celukan Bawang dan sekitar Desa Celukan Bawang.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved